Jumat, 03 April 2009

Mengapa Allah, Oh Mengapa ?

By Ahmed Simon

Mengapa Allah menyampaikan pesannya kepada malaikat Jibril dan lalu malaikat ini harus membawa pesan Allah ini kepada Muhamad secara tidak langsung?

Mengapa Allah tidak melakukan dialog langsung dengan nabi Islam, seperti juga ketika Allah berbicara dengan nabi-nabi dalam Injil ?

Mengapa Muhamad tidak dianggap pantas diajak bicara langsung?

Mengapa Allah mengatakan agar Muhamad bertanya kepada Kristen dan Yahudi kalau ia ragu-ragu? (10:94 – jadi Allah menegaskan adanya keraguan dan ketidaksempurnaan dalam Quran) ?

Mengapa tidak ada saksi saat terjadi monolog antara Malaikat Jibril dan Muhamad, seperti pada nabi-nabi Injil yang saksinya cukup banyak?

Mengapa Quran hanya dalam bahasa Arab? Bukannya Quran untuk non-Arab juga?

Mengapa Allah menamakan Surat-Surat dalam Quran dgn judul Ternak, Jin, Kerbau, Gajah, Tawon, Semut, Laba-Laba, Besi dsb, yang sungguh tidak pantas bagi sebuah kitab suci?

Mengapa Allah mengatakan bahwa ia menghilangkan ayat-ayat Setan dalam Quran?

Mengapa Setan dibiarkan menaruh ayat-ayatnya dalam Quran dan mengapa mereka (Allah dan Setan) bisa menyusun Quran bersama-sama?

Mengapa Allah mengatakan bahwa semua mahluk hidup diciptakan beserta dengan pasangannya, bahwa semua mahluk ada pasangan jantan dan betinanya (13:3), padahal ada juga mahluk-mahluk yang bisexual, tidak memiliki alat kelamin dan bahkan memiliki alat kelamain jantan maupun betina (Bagaimana Allah bisa salah besar begitu )?

Mengapa Allah mengubah/menggantik an/abrogasi ayat-ayat permulaan di Quran dengan ayat-ayat ‘yang lebih baik’?

Mengapa ayat-ayat permulaan Allah tidak sempurna sehingga Allah harus membetulkan ayat-ayatnya sendiri ? Mengapa Allah mengatakan hanya sekitar 700 dari total 6,241 ayat, (11%) bisa dimengerti manusia ; bukannya Quran dimaksudkan bagi semua Muslim untuk dibaca dan dimengerti?

Mengapa Hadis mengatakan bahwa Yesus Kristus akan datang lagi pada Hari Kiamat, padahal Muhamad nabi terakhir; mengapa Allah tidak mengirimkan Muhamad saja?



Mengapa Allah mengatakan dalam 86:5-7 bahwa manusia diciptakan dari cairan yang mengucur, dari antara selangkangan dan tulang rusuk; padahal semua orang tahu bahwa sperma datang dari penis (kok Allah bisa salah besar begini)?

Mengapa Muhamad pergi ke Yerusalem lewat surga, naik kuda terbang? Bukannya ia seharusnya ke Mekah – kota Islam yang tersuci, atau Medinah – kota Islam no 2 tersuci? Dan mengapa tidak ada saksi?

Mengapa Allah memerintahkan Muslim untuk sholat 5 waktu tertentu selama 365 hari; dan dimanakah Allah pada saat-saat lainnya? Padahal agama lain boleh berdoa dimanapun, kapanpun dan dengan cara apapun, bebas menghadap arah manapun !

Mengapa harus bersholat subuh pada waktu hantu masih gentayangan ? (pk 5.20 a.m.)

Mengapa memerintahkan untuk mencuci penis, anus, lobang hidung, ketiak, kuping, dsb, sebelum sholat 5 kali itu; apakah Muslim begitu kotor, Allah?

Mengapa Allah merubah arah kiblat dari Mekah ke Yerusalem dan kembali ke Mekah lagi?
Mengapa Muslim (Saudi, Palestinia, Jordania, Syria, dsb.) selama ratusan tahun mengarahkan pantat mereka ke Ka’bah di Mekah saat kiblat menghadap ke Yerusalem?

Mengapa menggunakan ritual Hindu (bukan budaya Arab) bagi hijrah (naik haji) ke Ka’abah?

Mengapa Allah merasa bahwa menutupi Muslimah dari kepala sampai ujung kaki tidak akan merangsang lelaki Muslim?

Mengapa memberikan lelaki 2 kali jumlah warisan wanita?

Mengapa satu saksi lelaki sama dengan 2 saksi wanita?

Mengapa Muhamad mengijinkan 4 istri bagi lelaki dan melanggar prinsip Allah yang menciptakan satu wanita bagi satu pria?

Mengapa wanita Muslim harus tunduk pada lelaki Muslim (dlm Hadis : wanita adalah mainan lelaki) ? Allah, mengapa Kau menganggap peraturan macam ini sbg ‘persamaan hak’ antara lelaki dan wanita?

Mengapa Allah meminta para suami Muslim untuk memecut dan tidak mengacuhkan istri-istri yang tidak patuh?

Mengapa Allah meminta Muslim agar mengucapkan “Bismillah” setiap kali melakukan sesuatu, sementara agama lain menggunakan otak (yang diberikan Tuhan mereka) setiap kali melakukan sesuatu?

Mengapa Allah meminta Muslim untuk membunuh Muslim yang meninggalkan Islam?

Mengapa Allah melarang pemungutan bunga?

Mengapa Allah mengharamkan minuman alkohol di bumi tetapi mengijinkannya di surga?

Mengapa Allah memerintahkah pembunuhan manusia lain karena pelanggaran, penyelewengan, sex diluar perkawinan dsb; Allah pencipta atau perusak kehidupan?

Mengapa Allah mengijinkan amputasi seluruh tangan dan kaki karena mencuri?

Mengapa Allah mengatakan dalam Quran bahwa manusia diciptakan dari gumpalan darah, lalu mengatakan dari nol, lalu dari tanah liat, lalu dari cairan yang mengental dan lalu dari lumpur, lalu dari cairan yang mengucur, lalu dari air; mengapa Allah bingung? Mungkin Allah tidak tahu?

Mengapa Allah mengatakan setan/kebiadaban datang dari Allah sendiri ; ini berarti bahwa Allah sendiri setan, bukan?

Mengapa Allah mengatakan bahwa bumi datar? Allah tidak tahu bahwa bumi bulat?

Mengapa Allah mengatakan ia menempatkan gunung untuk menstabilisasi bumi agar tidak guncang kanan kiri; bagaimana Allah bisa begitu tolol?

Mengapa Allah mengatakan bahwa matahari terbenam dalam sebuah kolam kering di bumi – bagaimana Allah bisa salah total?

Mengapa Allah menyetujui perbudakan?

Mengapa Allah meminta Muslim untuk “menunggu dalam persembunyian untuk membunuh kafir” (bahkan anak-anak)?

Mengapa Allah memilih nabi yang tidak terpelajar dan buta huruf?

Mengapa Muhammad membunuh, bahkan sesama Muslim dan mencuri harta benda mereka – persis seperti parasit?

Mengapa Muhamad melakukan hubungan sexual dengan budak-budaknya diluar perkawinan?

Mengapa Muhamad menyuruh dicongkelnya kedua biji mata seorang maling (hadis Bukhari !)?

Mengapa Muhamad memperkosa budak istri-istrinya (Sufia)?

Mengapa Muhamad menikahi menantunya sendiri (isteri anak angkatnya yang masih muda itu) ?

Mengapa Muhamad memiliki begitu banyak isteri, isteri sementara, gundik dan budak?

Mengapa Muhamad mati karena makanannya diracuni (hadis Bukhari !)?

Mengapa menyebut Muhammad nabi, padahal Quran hanya menyebutnya sebagai seorang pembawa pesan dan rasul?

Mengapa Allah menghadiahkan martir lelaki 72 perawan cantik dsb – dan bukan kepada martir wanita?

Mengapa Allah memuat kenikmatan sexual sebagai hadiah bagi mereka yang mati sebagai martyr? (Bukankah ini menunjukkan bahwa para Suicide Bomber Muslim hanyalah sex maniak picisan?)

Mengapa begitu banyak ayat Quran begitu terobsesi dengan ‘perawan’?

Mengapa Muslim girang dengan malapetaka orang lain; apakah ini bukan karena suruhanmu, Allah?

Mengapa Allah, kau salah copy bagian-bagian Injil ? Karena Injil berakhir dengan kutukan bagi mereka yang mencontek dari Injil-kah?

Mengapa Quran tidak ditulis secara kronologis, tidak memiliki mukjizat, tidak menunjukkan tempat, tidak ada persamaan derajad antara lelaki-wanita, tidak ada keindahan, tidak ada ramalan, tidak ada cinta, tidak ada sejarah, tidak ada titik waktu, tidak meyebut tentang
kerajaan-kerajaan, tidak ada referensi arsitektural, tidak ada cerita,tidak ada pepatah, seperti Injil; Quran hanya berbicara tentang Jin, Setan, kemarahan Allah, hukuman, dendam, teror, setan-setan, kebiadaban, pemotongan bagian-bagian tubuh, pembunuhan, penyelewengan, benci perempuan, kekejaman, dsb.

Praktek penerapan Islam
Mengapa ada ratusan sekte Muslim dalam Islam?
Mengapa mereka saling jotos-jotosan dan saling menggorok leher sesama, bahkan antara sesame anggota sekte ?
Mengapa Muslim berjuang keras untuk lari ke negara-negara non-Muslim?
Mengapa lelaki dan wanita Muslim tidak dapat berdoa bersama, seperti agama lain yang bisa berdoa secara sekeluarga?
Mengapa perkawinan Muslim hanyalah sebuah kontrak dan bukan hubungan suci, seperti dalam agama-agama lain?
Mengapa Muslim tidak dapat menikah di mesjid seperti dalam agama-agama lain?
Mengapa lelaki Muslim bisa menceraikan isteri-isterinya dengan hanya mengatakan talak 3 kali? Bahkan lewat SMS ??!
Mengapa Muslim tidak boleh menyentuh anjing dan babi?
Mengapa negara-negara Muslim lebih terbelakang dari negara-negara Kristen, Buddhis, Yahudi, Tao-is, Hindu, Bahai, dsb?
Mengapa Muslim dimana-mana merebut kekuasaan wilayah dan setelah berhasil meraihnya (seperti Iran), mengekangnya (17 juta orang Iran lari )?
Mengapa hukum-hukum Islam tidak dapat direvisi, ketimbang memberlakukan sistim usang dari 1400 tahun yang lalu, dan disesuaikan dengan keperluan jaman ini?
Mengapa begitu banyak perkosaan, pelecehan seksual, incest dan tindak-indak pidana seksual lainnya, pengangguran dan kehancuran di negara-negara Muslim?
Mengapa anggota keluarga Muslim membunuhi ibu-ibu mereka sendiri, dan isteri, saudara dan anak perempuan mereka sendiri ? (Honor Killing !)
Mengapa ada begitu banyak kebencian dalam hati Muslim, Allah?
Mengapa menggunakan Loud Speaker kencang untuk solat ; siapa yang tuli, Allah?
Mengapa badan-badan zakat Muslim digunakan bagi terorisme?
Mengapa Islam nampak sekali dari agama-agama lain dan Muslim secara terang-terangan membohong tentang Islam dan menyembunyikan Islam sebenarnya?

Mengapa Allah, Oh Mengapa ? Mana mungkin kau Tuhan ? Bukankah kau sebenarnya Setan, Allah?

CATATAN: - pertanyaan-pertanya an ini menghantui para pakar islam sendiri. Bagi sunah-sunah spesifik diatas, lihatlah artikel-artikel dalam situs ini. http://www.islamrev iew.com/

Mentolerir Islam sama saja dgn mentolerir Setan, ini fakta yang tidak dapat diingkari. Islam adalah kanker, sekali tumbuh bisa menghancurkan dirimu. Injil berakhir dengan kutukan kepada siapapun yang menconteknya. Jadi, Islam sendirilah yang mengakibatkan dirinya terkutuk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar