Jumat, 03 April 2009

Bukti Islam Suka Harta Rampasan Perang (Fa’i)

By Abdel Maseeh Ibn Youhana

Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Book 53, Number 351:
Dikisahkan oleh Jabir bin Abdullah: Rasul Allah berkata,”Barang jarahan adalah halal bagiku.”

Tapi jangan lupa ya bagi2 harta garongan 20% ke Awloh:

Q 8:041
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah

Awlloh kq doyan uang hasil rampasan perang ????

al-Anfal 8:69
Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

add saya: Masya Allah, naudzubillah mindzaliq harta fai dihalalkan oleh Awlloh

al-Fath 48:20
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan- Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mu’min dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

al-Hashr 59:6
Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada RasulNya terhadap apa saja yang dikehendakiNya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Sahih Muslim 4:1058

Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari melaporkan:
Sang Nabi (SAW) berkata: Aku telah dianugerahi lima hal yang tidak diberikan pada siapapun sebelumnya (yakni): Setiap nabi dikirim khusus bagi masyarakatnya, sedangkan aku dikirim bagi semua yang merah dan yang hitam jarahan perang telah dibuat sah bagiku dan ini belum pernah disahkan sebelumnya bagi siapapun sebelum aku, dan bumi telah dijadikan suci dan murni dan mesjid bagiku, jadi kapanpun waktu sembahyang tiba bagi siapapun dari antaramu maka dia harus sembahyang di mana pun dia berada, dan aku telah dibantu oleh khidmat (yang membuat para musuh kewalahan) dari jarak (yang dibutuhkan seorang) sebulan untuk ditempuh dan aku telah dikaruniai perantaraan.

Tujuan orang2 ikut ajaran muhammad, semata2 karena fa’i:

Sahih Bukhari
Volume 5, Book 59, Number 360:
Narrated Ibn Shihab:

These were the battles of Allah’s Apostle (which he fought), and while mentioning (the Badr battle) he said, “While the corpses of the pagans were being thrown into the well, Allah’s Apostle said (to them), ‘Have you found what your Lord promised true?” ‘Abdullah said, “Some of the Prophet’s companions said, “O Allah’s Apostle! You are addressing dead people.’ Allah’s Apostle replied, ‘You do not hear what I am saying, better than they.’ The total number of Muslim fighters from Quraish who fought in the battle of Badr and were given their share of the booty, were 81 men.” Az-Zubair said, “When their shares were distributed, their number was 101 men. But Allah knows it better.”

Inilah perang-perang Rasul Allah(yang dia ikut tarungi), dan ketika menyebut (perang badr) dia berkata: Ketika mayat-mayat penyembah berhala dibuang ke dalam sumur, Rasul Allah berkata (kepada mereka), “Sudahkah kamu dapatkan apa yang dijanjikan Allah?” Abudullah berkata, “Beberapa sahaba Nabi berkata, “Oh Rasul Allah. Kamu berbicara pada orang mati.” Rasul Allah membalas, “Kamu tidak dengar apa yagn aku katakan, lebih baik dari mereka.” Jumlah total prajurit Mulsim dari Quraish yang berperang dalam perang Badr dan telah diberi bagian harta rampokan perang adalah 81 orang. Az Zubair berkata, “Ketika jatah (fa’i) mereka dibagikan, jumlh mereka ada 101 orang. Tetapi Allah lebih tahu.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar