Jumat, 15 Oktober 2010

Telekinesis dari Pakistan Murtad

Aku Baru Saja Murtad

Aku lahir di Pakistan, yang seperti kalian umumnya ketahui adalah negara Muslim yang keras. Untungnya, kedua orangtuaku bukanlah Muslim2 gila, tapi mereka adalah orang2 yang sangat baik, sederhana, dan moderat. Kami lalu pergi ke Australia untuk menyelamatkan diri dari negara celaka Pakistand dan mendapat kesempatan hidup yang lebih baik. Aku diajar Islam secara moderat dan dulu aku sangat relijius.

Akan tetapi, dalam enam bulan terakhir, aku mulai berdebat tentang Tuhan dengan saudara sepupu dan temanku yang adalah mahasiswa atheis dan sangat cerdas. Dalam berdebat, mereka terus-menerus membuktikan bahwa pendapatku salah, tapi aku masih tetap beriman pada Islam. Karena tidak mau punya pandangan yang sempit lagi, aku pun mempelajari agama Kristen dan paham atheisme dan pandangan2 lainnya. Akhirnya aku mengetahui bahwa Islam adalah agama palsu, yang dipertahankan melalui rasa takut dan ancaman pedang, dan itulah cara2 Islam menguasai umatnya.

Sejak tiga bulan yang lalu, aku jadi agnostik (mempertanyakan keberadaan Tuhan). Sampai hari ini aku tetap mempelajari SEMUA pandangan, dari para atheis, agnostik, Kristen, dan Muslim. Hal ini malah membuatku semakin tidak beriman lagi karena mengetahui akan kebenaran yang sebenarnya melalui penelitian2ku. Aku berjumpa dengan FFI sebagai usaha pencarianku dan aku pun mengambil keputusan untuk jadi anggota FFI.
Minggu lalu, orangtuaku mengetahui bahwa aku telah menjadi agnostik. Seperti yang kuterangkan sebelumnya, mereka adalah orang yang baik hati. Mereka tidak mempermasalahkan keputusanku. Meskipun aku sudah murtad secara moral, tapi aku hanya meninggalkan hal2 yang buruk tentang Islam, dan mempertahankan hal2 yang baik saja.

============ ========= ========= ==
Ali Sina memberi komentar:
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic. php?p=1102998# 1102998 telekenixis wrote:
Meskipun aku sudah murtad secara moral, tapi aku hanya meninggalkan hal2 yang buruk tentang Islam, dan mempertahankan hal2 yang baik saja.

Tiada hal yang baik dalam Islam. Kau mempertahankan moralitas dan nilai2 akhlak milikmu sendiri. Hal2 yang baik itu adalah bagian dari dirimu sendiri. Kau tidak mendapatkannya dari Islam, tapi dari gen-mu sendiri dan dari orangtuamu yang baik hati. Islam itu seluruhnya jahat dan penuh kebencian. Kau telah meninggalkan semua itu di belakangmu. Salut bagimu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar