Senin, 26 Mei 2008

Katolik Capai Pertumbuhan Besar di Afrika


Selasa, 27 Mei 2008
Afrika adalah tempat di mana Gereja Katolik mengalami pertumbuhan terbesar. Demikian laporan terbaru Vatikan  
Hidayatullah.com—Vatikan mengatakan, antara tahun 2000 dan 2006, jumlah umat Katolik mengalami kenaikan dari 12,4 persen sampai 14 persen di Afrikan. Demikian laporan terbaru yang disampaikan harian resmi Vatikan, L'Osservatore Romano, sebagaimana dikutip Religion News Service, 18 Mei lalu.
Surat kabar itu merangkum informasi edisi terbaru buku statistik tahunan gereja, yang merupakan sebuah survei Katolik di seluruh dunia selama masa tujuh tahun.
Disamping pengikut baru, Gereja Katolik bangga akan peningkatan dramatis dalam jumlah perorangan di gereja. Berdasarkan buku tahunan, ada hampir sekitar 25 persen peningkatan jumlah pendeta dan hampir 16,7 persen peningkatan dalam jumlah biarawati selama periode waktu tersebut.
Penurunan
Sementara di Afrika dikabarkan mencapai peningkatan, di tempat lain, gereja Katolik dilaporkan tidak berjalan terlalu baik, bahkan cenderung mengalami penurunan.
Perkembangan gereja yang mengalami penurunan termasuk di wilayah Amerika, Asia dan Eropa.
Di Eropa, jumlah umat Katolik turun dari 26,8 persen sampai 25 persen. Sementara di Eropa berbagai data menyebutkan antusiasme masyarakat terhadap Islam.
Tahun lalu, Kardinal Walter Kasper yang bertugas melayani sebagai Presiden Pontifical Council for Promoting Christian Unity, pernah menyerukan kepada para kardinal Katolik di seluruh dunia untuk mengkritisi tugas gereja Katolik yang dianggap gagal lakukan dalam merespon peningkatan pergerakan Pantekosta.
Sementara pada awal tahun itu, Paus Benediktus XVI sendiri mengecam gereja Pantekosta karena menggunakan taktik agresif untuk memenangkan jiwa.
Di Brazil, umat Katolik Roma umumnya terhitung sekitar 90 persen dari penduduk di 1960-an sampai menjelang 2005, namun saat ini turun sampai 67 persen, menurut Associated Press. [chtp/hid/cha/www.hidayatullah.com]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar