Minggu, 04 November 2007

Muslim Denmark Tak Terpancing Provokasi

Dunia Islam Oleh : Redaksi 02 Nov 2007 - 3:20 pm
imageSuhu politik Denmark kembali menghangat. Penyulutnya adalah partai ultra kanan yang memainkan kartu fobia Islam dalam kampanyenya.

Semua bermula saat Partai ultra-kanan Denmark, Partai Rakyat Denmark (Denmark People's Party/DPP), berniat menggunakan gambar Nabi Muhammad SAW dalam kampanye pemilu legistlatif. Dalam pernyataan yang dikeluarkan Kamis (25/10), DPP mengatakan tindakan ini sebagai wujud pembelaan bagi kebebasan berekspresi.

Juru bicara DPP, Kim Eskildsen, mengatakan keputusan itu bukan sebuah keputusan kontroversial. Eskildsen mengatakan PPD akan mengedepankan nilai-nilai Denmark, seperti toleransi dan kebebasan berekspresi, dalam kampanyenya menyambut pemilu legislatif yang akan digelar 13 November mendatang.

Untuk kepentingan ini, DPP telah membuat serangkaian gambar berdasarkan sejumlah tema. Partai ini kemudian memutuskan memilih gambar Nabi Muhammad SAW sebagai ilustrasi yang dinilai pas untuk mengkampanyekan kebebasan berekspresi. Dalam gambar tersebut, Nabi Muhammad digambarkan sebagai seorang lelaki dengan mengenakan sorban.

DPP meyakini pemilihan gambar tersebut merupakan salah satu cara untuk menjelaskan krisis yang mengguncang Denmark menyusul dimuatnya serial kartun Nabi Muhammad oleh Harian Jyllen Postend dua tahun silam, yang menuai protes internasional. PPD melihat kejadian itu merupakan ancaman bagi nilai-nilai kebebasan berekspresi.

Tiga hari kemudian, tokoh-tokoh Muslim negara itu bersuara. Intinya, mereka juga akan menggunakan hak suaranya untuk tidak memilih partai itu dalam pemilu. Kami juga menyerukan agar umat Muslim Denmark tidak terpengaruh provokasi kekanak-kanakan DPP, jelas Abdul Wahid Pederson, imam keturunan Denmark, seperti dikutip Islamonline.

Saat dia berbicara, poster yang dimaksud DPP sudah mulai digeber. Iklan partai itu berupa lukisan tangan pria bersorban, menggambarkan Rasulullah Muhammad SAW. Keterangan di bawahnya berupa kalimat Denmark menjunjung tinggi kebebasan berbicara, bukan penyensoran dan Kami menjunjung tinggi nilai-nilai Denmark.

Ada 12 gambar yang semuanya mencontek gambar poster Nabi Muhammad SAW yang pernah dipublikasi Harian Jyallands Posten tahun 2005 lalu. Rencananya, poster-poster itu akan disebar ke seantero Denmark. Menurut Pederson, reaksi berlebihan tidak akan menguntungkan umat Islam Denmark. Mereka membutuhkan strategi cerdas untuk menjawab hal itu. Mari kita gunakan provokasi itu menyusun agenda langkah kita ke depan, ujarnya.

Qasim Sayed Ahmed, juru bicara Islamic Waqfs Denmark, menyatakan, langkah DPP adalah langkah murahan menjaring suara. Kartu fobia Islam kembali dimainkan untuk tawar-menawar politik, ujarnya. Dan, political gain lah yang akan dimainkan umat Islam Denmark. "Kami menjawabnya dengan memobilisasi umat untuk memilih dalam pemilu, dan tentu suara kami tidak akan ke sana, ujarnya. "Kita sudah tahu mana pilihan yang terbaik bagi kami dan masa depan Denmark Menurut rencana, pemilu legislatif Denmark akan digelar pekan depan. Pemilu ini untuk memilih 179 anggota parlemen (Folketinget) untuk masa kerja selama empat tahun. DPP adalah partai ketiga terbesar di Denmark.

Muslimah Politisi
imageKendati tak terang-terangan menyebut ke partai mana mobilisasi umat Muslim diarahkan, namun agaknya partai sayap kiri Unity List yang bakal dipilih. Partai ini jauh-jauh hari menyodorkan pilihan berani, mengusung Muslimah berjilbab sebagai salah satu kandidat anggota parlemen.

Dia adalah Asmaa Abdol-Hamid, presenter televisi berusia 25 tahun. Asmaa sendiri berhasil menarik simpati tak hanya umat Muslim tapi juga publik Denmark. Dia presenter yang tangkas dan kritis.

Ketika ide pembuatan poster baru terlontar, ia menyindirnya dengan memelesetkan slogan DPP menjadi Denmark menjunjung tinggi kebebasan berbicara, bukan kekonyolan. Asmaa sendiri mengaku dirinya tak begitu terpengaruh dengan ide kampanye DPP.

Saya optimis, ujarnya. Apalagi platform partainya mengusung tema keadilan sosial dan penolakan isu rasisme. Islam adalah agama terbesar kedua di Denmark setelah Kristen Protestan. Angka resmi menyebut jumlah penganut Islam di negara itu sekitar 200 ribu orang. tri/islamonline/RiOL

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar