Kamis, 08 November 2007

Jocelyne Cesari : Menulis Islam di Amerika Serikat

Dunia Islam Oleh : Redaksi 08 Nov 2007 - 4:30 pm
Di penghujung tahun, warga Muslim di Amerika Serikat (AS) menerima kado yang menggembirakan hati. Apalagi kalau bukan terbitnya ensiklopedi Muslim pertama di negeri itu, Encyclopedia of Islam in the United States, volume I dan II.

''Ensiklopedia ini merupakan upaya dan usaha pertama untuk menghasilkan rangkuman dan informasi ilmu pengetahuan dari semua disiplin ilmu dari masyarakat Muslim Amerika (Serikat). Islam di AS dibangun di atas dua hal, yakni agama Islam itu sendiri dan bangsa Amerika,'' kata Jocelyne Cesari, editor ensiklopedi tersebut. Ini adalah sumbangan yang amat besar bagi kebudayaan Amerika, agama di Amerika, dan seni.''

Perlu waktu dua tahun untuk menggelar riset dan pengerjaan sebelum ensiklopedi ini diluncurkan ke publik. ( watch islam in USA )

Yang menarik, semua itu dikerjakan oleh profesor Muslim dan non-Muslim di Harvard University. Selama itu, alumni Harvard yang tersebar di berbagai penjuru AS memberikan kontribusinya.

Setelah proses yang panjang dan melelahkan itu, ensiklopedi ini diterbitkan menjadi dua volume. Volume pertama memuat 300 tokoh besar Muslim, mulai dari Abdel-Rahman, Shaykh Omar hingga Ahmed Zewail, cendekiawan Mesir yang meraih penghargaan Nobel. Sementara volume kedua memuat sedikitnya 90 dokumen yang penting bagi Muslim AS, didalamnya termasuk pidato, puisi, lagu, fatwa, dan sejumlah opini hukum yang dikeluarkan oleh pemuka Muslim AS.

Ensiklopedi ini juga membahas hal-hal yang oleh sebagian umat Islam dipandang sebagai sesuatu yang masih tabu, seperti seksualitas, homoseksual, dan status perempuan. Dalam seksualitas, dituliskan bahwa berdasarkan Alquran, umat Islam meyakini bahwa homoseksual adalah sebuah dosa.

Cesari tidak menutup mata dengan meningkatnya sentimen anti-Muslim di AS terkait dengan peristiwa 9 September 2001. Namun, secara umum, tegasnya, menjadi Muslim AS adalah sesuatu yang luar biasa dan kesempatan yang luar biasa untuk bebas. Pasalnya, sebagian mereka berasal dari negara-negara di mana demokrasi dan kebebasan berpendapat bukan sesuatu yang jamak. Sementara di AS, di mana topik-topik yang biasanya ditabukan di sejumlah negara Muslim, bisa diterima.

''Semua bisa dikatakan dan didiskusikan di luar kontrol kekuasaan negara atau pun sebuah kelompok radikal,'' kata Cesaro. ''Begitu juga jika Anda hari ini menulis sebuah buku yang menyebut Alquran lebih sebagai dokumen sejarah dibanding wahyu Allah SWT yang mengilhami dunia, maka disejumlah negara, nasib Anda akan berakhir di penjara,'' lanjutnya.

Cesari, yang juga ketua Departemen Program Studi Islam di Harvard, mengatakan sejauh ini ia belum menerima masukan atas isi ensiklopedi tersebut dari pemimpin Islam. Sementara, acungan jempol diberikan oleh Ingram Library Services, distributor buku dan material perpustakaan terkemuka di AS.

Menurut mereka, keseluruhan ensiklopedi ini memberikan gambaran yang objektif kepada semua pembacanya. Oleh karena itu, ensiklopedi yang dijual dengan harga 199,90 dolar AS ini wajib menjadi koleksi semua perpustakaan di AS.

Cesari paham benar bahwa waktu lah yang akan menentukan nasib ensiklopedi yang hampir sebagian besar proses penyusunannya berada dalam pengawasannya, apakah pembaca bisa menerimanya. Diakuinya, para penyusun ensiklopedi telah berusaha keras seobyektif mungkin, terlebih pada isu-isu sensitif.

Mengenai terorisme misalnya, dijelaskan sebagai sebuah isu yang kompleks bagi masyarakat Muslim AS. Sejak krisis penyanderaan Kedutaan Besar AS di Iran pada 1979, aksi kekerasan politik oleh Muslim menjadi sumber keprihatinan bagi Muslim dan non-Muslim. Beberapa di antaranya dilakukan oleh mereka yang mengatasnamakan Islam, di mana mayoritas Muslim AS menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima baik oleh agama maupun moral.

Ensiklopedi sendiri bukan sesuatu yang asing bagi cendekiawan Muslim. Selama abad pertengahan, cendekiawan Muslim mempunyai peranan kunci dalam mengembangkan ensiklopedi, sebuah usaha mengumpulkan beragam informasi dalam satu tempat yang mudah diakses. Dalama barisan ini termasuk Brethren of Purity dari wilayah yang sekarang dikenal sebagai Irak. Ini adalah sekelompok intelektual yang menyusun sebuah ensiklopedia Yunani dan bahasa Arab pada tahun 900-an.

(berbagai sumber/lan/RioL)

Tahukah anda ??
pasca 9/11 -Perkembangan Islam di Amerika sangat Pesat??



image image image image image image image image

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar