Selasa, 02 Agustus 2011

Si Atlet dan Mualaf, Cory Paterson, tak Gentar Bermain Rugby Saat Berpuasa

Dailytelegraph.com.au
Si Atlet dan Mualaf, Cory Paterson,  tak Gentar Bermain Rugby Saat Berpuasa
Cory Paterson

Selasa, 02 Agustus 2011 21:50 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, QUEENSLANDS - Pemain National Rubgby League (NRL) Australia, di klub North Queensland Cowboys, Cory Paterson, tak gentar menjalani rutinitasnya sebagai pemain rugby profesional meski harus berpuasa. Ia menjadi pemain kedua NRL setelah Hazem El Masri, punggawa Bulldogs, yang berpuasa.

Banyak kalangan meragukan niat Paterson lantaran Townsville merupakan kawasan tropis. Kondisi itu otomatis akan menguras tenaga. Apalagi Peterson, akan terlibat dalam empat pertandingan. Meski empat pertandingan tadi dilaksanakan pada malam hari.

Kekhawatiran lain, tidak seperti El Masri, yang merupakan Muslim sejak lahir, Paterson tidak pernah berpuasa sebelumnya lantaran ia baru saja memutuskan memeluk Islam semenjak pindah dari Newcastle, Juni lalu.

Ketika dihubungi kemarin, Paterson menegaskan ia seorang Muslim dan mulai berpuasa. Tapi dia menolak untuk menjelaskan kondisinya hingga mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan sang manajer baru, Khoder Nasser.

Perlu diketahui, sang manajer merupakan sosok dibalik keputusan seorang pemain lain, Antony Mundine, yang juga memeluk Islam dekade lalu.

Namun, Paterson, semenjak kemarin sore, membahas rutinitas barunya dengan pelatih North Queensland Neil Henry dan manajer Peter Parr. Keduanya baru mengetahui bahwa pemainnya tengah menjalani kewajiban yang diajarkan agama barunya.

Paterson meyakinkan keduanya, kemampuannya saat berlatih atau bermain tidak akan terganggu, karena Ramadhan memungkinkan pengecualian jika diperlukan lantaran pekerjaan.

"Dia menjelaskan bagaimana hal itu tidak akan berdampak pada persiapannya atau kinerjanya," kata Parr seperti dikutip dari The Daily Telegraph.au, Selasa (2/8).

"Tidak ada aturan keras dan mendadak untuk semua orang. Mengingat kinerjanya, ada kesempatan bagi Paterson untuk melakukan apa yang ia khendaki," kata Parr.

Ia mengatakan, bukan wewenang dirinya untuk mencampuri urusan pribadi Paterson. Namun, ia memuji pendekatan yang dilakukan Peterson terkait keyakinan barunya.

"Tantangan Besar bagi saya memulai hal yang baru, " tulis Paterson dalam akun twitter miliknya.

"Saya melihat ke depan. Kepuasan serta disiplin akan datang dengan sendirinya, Insya Allah," kata dia,

Tweet Peterson, segera disambut hangat oleh rekannya, Mundine. "Insya Allah berjalan dengan baik," balas Mudine.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari
Reporter: Agung Sasongko/ Dailytelegraph.com.au

STMIK AMIKOM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar