Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2010

Islam VS Non-Islam.....


Tiap agama memiliki konsep atau pendekatan yang berbeda mengenai Tuhannya, namun semua agama pada dasarnya memiliki prinsip yang sama, prinsip universal yang diajarkan oleh Tuhan mereka. "PERLAKUKAN ORANG LAIN SEBAGAIMANA KAU INGIN DIPERLAKUKAN." Melalui prinsip ini kita tahu bahwa mencuri, membunuh, memperkosa tidak baik, kerena itu merugikan orang lain dan kita tak ingin mengalami hal demikian. Dari prinsip ini kita juga mengetahui bahwa kejujuran, mengasihi, pengampunan, adalah hal yang baik, karena itulah hal yang kita inginkan dari orang lain.

BUDHA:
"...suatu keadaan yang tidak menyenangkan bagiku, bagaimana aku dapat melakukan hal yang sama terhadap orang lain ?" Samyutta Nikaya v. 353
Jangan sakiti orang sebagaimana itu akan menyakiti dirimu." Udana Varga 5:18

HINDU:
"Inilah kesimpulan Dharma: Jangan perlakukan orang lain sehingga menyakitkanmu jika itu dilakukan padamu." Mahabharata 5:1517

KRISTEN:
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." Matius 7:12.

KONG HU CU:
"Ze-Gong bertanya, 'Apakah ada satu kata yang bisa merangkum prinsip kelakuan manusia?' Konfucius menjawab, 'Kata 'XU' -- resiprositas. Jangan berlakukan terhadap orang lain apa yang kau sendiri tidak suka.'" Doctrine of the Mean 13.3

Sekarang bandingkan dengan ajaran Islam:
Rasulullah berkata, "Aku telah diperintahkan (oleh Allah) untuk MEMERANGI orang2 sampai mereka mengaku bahwa tidak ada yang patut disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah,….(Sahih Bukhari 2:24)

atau yang ini:

QS 22:19, 20, 21,22
Inilah dua golongan (golongan mu"min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".

atau yang ini:

QS 5 : 82 :
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani".

Hai para muslim....
walaupun orang itu adalah orang Yahudi, tapi tetap saja mereka adalah MANUSIA. Patut kita kasihi.
Bukan dibunuh!

Mengerikan...
mengerikan...

Selasa, 16 Februari 2010

MISTERI AGAMA MUHAMMAD PRA ISLAM

Agama Muhammad yang misterius

Islam katakan bahwa agama Muhammad [sebelum Islam] bukanlah Yahudi maupun Nasrani, melainkan agama Ibrahim yang lurus. Namun tidak diketahui siapa-siapa saja pengikut Ibrahimisme itu maupun siapa pemimpinnya. Yang jelas penasehat spiritual Muhammad ketika itu adalah Waraqa, seorang Nasrani. Padahal katanya agama Yahudi dan Nasrani itu agama yang sesat, tapi koq dijadikan jujugan Muhammad. Apakah anda bingung? Sama kalau gitu, saya juga mabok.

Coba baca pula ayat-ayat ini supaya tambah mabok:

> QS. 2:253 [AL BAQARAH] : “Maka ada di antara mereka yang beriman dan ada pula diantara mereka yang kafir.”

> QS. 3:113 [ALI IMRAN] : “Mereka itu TIDAK SAMA; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat ALLAH pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud [sembahyang].”

> AL MA’IDAH [5] : 82: “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang MUSYRIK. Dan sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang beriman ialah orang-orang yang berkata: Sesungguhnya kami ini orang NASRANI. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu [orang-orang Nasrani] terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib [juga]karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.”

> AL BAQARAH [2] : 62 : “Sesungguhnya orang-orang MUKMIN, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi’in, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada ALLAH, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari TUHAN mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, tidak [pula] mereka bersedih hati.”

> AL MUJADILAH [58] : 22 : “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada ALLAH dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang me nentang ALLAH dan rasulNYA, sekalipun orang- orang itu bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang ALLAH telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang dari padaNYA.”

Jadi, ada kesalahan apa dengan agama Nasrani, sehingga perlu digantikan dengan agama Islam? Jika yang sesat orangnya, mengapa agamanya yang diganti? Jika dengan “bus” Nasrani bisa sampai ke sorga, ngapain harus ada “bus” Islam lagi? Dan jika masih ada yang lurus, mengapa harus di “bengkok” kan ke Islam? Aneh sekali ini! Ngapain Muhammad tidak berusaha merebut kedudukan Waraqa saja, supaya ia bisa memimpin agama Nasrani dan meluruskannya, tanpa perlu membuat agama baru lagi?

Jumat, 03 April 2009

Bukti Islam Suka Harta Rampasan Perang (Fa’i)

By Abdel Maseeh Ibn Youhana

Hadis Sahih Bukhari Volume 4, Book 53, Number 351:
Dikisahkan oleh Jabir bin Abdullah: Rasul Allah berkata,”Barang jarahan adalah halal bagiku.”

Tapi jangan lupa ya bagi2 harta garongan 20% ke Awloh:

Q 8:041
Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah

Awlloh kq doyan uang hasil rampasan perang ????

al-Anfal 8:69
Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

add saya: Masya Allah, naudzubillah mindzaliq harta fai dihalalkan oleh Awlloh

al-Fath 48:20
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan- Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mu’min dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

al-Hashr 59:6
Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada RasulNya terhadap apa saja yang dikehendakiNya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Sahih Muslim 4:1058

Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari melaporkan:
Sang Nabi (SAW) berkata: Aku telah dianugerahi lima hal yang tidak diberikan pada siapapun sebelumnya (yakni): Setiap nabi dikirim khusus bagi masyarakatnya, sedangkan aku dikirim bagi semua yang merah dan yang hitam jarahan perang telah dibuat sah bagiku dan ini belum pernah disahkan sebelumnya bagi siapapun sebelum aku, dan bumi telah dijadikan suci dan murni dan mesjid bagiku, jadi kapanpun waktu sembahyang tiba bagi siapapun dari antaramu maka dia harus sembahyang di mana pun dia berada, dan aku telah dibantu oleh khidmat (yang membuat para musuh kewalahan) dari jarak (yang dibutuhkan seorang) sebulan untuk ditempuh dan aku telah dikaruniai perantaraan.

Tujuan orang2 ikut ajaran muhammad, semata2 karena fa’i:

Sahih Bukhari
Volume 5, Book 59, Number 360:
Narrated Ibn Shihab:

These were the battles of Allah’s Apostle (which he fought), and while mentioning (the Badr battle) he said, “While the corpses of the pagans were being thrown into the well, Allah’s Apostle said (to them), ‘Have you found what your Lord promised true?” ‘Abdullah said, “Some of the Prophet’s companions said, “O Allah’s Apostle! You are addressing dead people.’ Allah’s Apostle replied, ‘You do not hear what I am saying, better than they.’ The total number of Muslim fighters from Quraish who fought in the battle of Badr and were given their share of the booty, were 81 men.” Az-Zubair said, “When their shares were distributed, their number was 101 men. But Allah knows it better.”

Inilah perang-perang Rasul Allah(yang dia ikut tarungi), dan ketika menyebut (perang badr) dia berkata: Ketika mayat-mayat penyembah berhala dibuang ke dalam sumur, Rasul Allah berkata (kepada mereka), “Sudahkah kamu dapatkan apa yang dijanjikan Allah?” Abudullah berkata, “Beberapa sahaba Nabi berkata, “Oh Rasul Allah. Kamu berbicara pada orang mati.” Rasul Allah membalas, “Kamu tidak dengar apa yagn aku katakan, lebih baik dari mereka.” Jumlah total prajurit Mulsim dari Quraish yang berperang dalam perang Badr dan telah diberi bagian harta rampokan perang adalah 81 orang. Az Zubair berkata, “Ketika jatah (fa’i) mereka dibagikan, jumlh mereka ada 101 orang. Tetapi Allah lebih tahu.”