Sabtu, 18 Desember 2010
Remaja Putri Somali Ditembak Mati Karena Menerima Kristus
Senin, 13 Desember 2010
DUA HADIAH TAK TERNILAI – Gratis untuk Anda!!!
Sebagai hadiah tutup tahun 2010, kami mau membagikan dua buah lukisan-langka secara on-line, tanpa pamrih
(A). Lukisan wajah nabi Muhammad remaja
Dilukis oleh seorang pelukis Muslim terkenal yang tinggal di Iran. Pelukis menjual gambarnya on-line, dan sebagian Muslim marah karena lukisan tersebut dianggap menghujat Nabi. Namun sebagian lainnya menganggap itu bukan penghinaan, karena remaja Muhammad hanyalah remaja biasa, ia belum didatangi malaikat Jibril yang menurunkan wahyu Allah, sehingga ia belumlah seorang nabi disaat tersebut.
(B). Lukisan nabi Muhammad sedang bergandengan tangan dengan para nabi lainnya
Nabi Muhammad bergandengan dengan Krisna (?) dan Kong Hu Cu, yang bergandengan dengan Yesus, Budha, Socrates, dan Lao-Tzu. Ini mungkin ingin merepresentasikan pernyataan nabi Muhammad bahwa Allah menempatkan 124.000 nabi yang tersebar disetiap bangsa. Sekaligus menggambarkan sebuah “religious harmony” yang paling diimpikan dunia. Siapa yang akan keberatan?
KETENTUAN REQUEST: Setiap orang yang meminta lukisan-langka ini harus menyampaikan permohonannya dengan mengirimkan komentar bebas yang ditujukan ke: gift.tutuptahun@gmail.com
Komentar bebasnya terhadap keterangan lukisan (A) dan (B) di atas, maximum @ 120 kata.
Note: Tawaran ditutup akhir tahun 2010. Hadiah akan dikirim di awal tahun baru.
Kamis, 11 November 2010
Ratusan Imam dan Mullah di Afrika Barat Menjadi Kristen
Penginjil tersebut telah memulai inisiatif untuk memperkenalkan Injil kepada sekitar 10.000 mullah, ulama dan sarjana Islam sejak sepuluh tahun silam. Dari jumlah itu, sekitar 1.000 orang telah menerima Kristus, dimana 500 di antaranya telah menyelesaikan pelatihan pemuridan.
Penginjil yang kini menggunakan nama Brother Daniel tersebut menyampaikan kesaksiannya tersebut di dalam acara Kongres Lausanne III di Cape Town, Afrika Selatan.
Saat ini, 58 mantan mullah, imam dan sarjana Islam telah terlibat dalam upaya membagikan iman mereka di dalam Kristus.
“Orang-orang Muslim di sekitar kita adalah orang-orang baik. Mereka sungguh-sungguh dalam kepercayaan mereka,” kata Danie. “[Tapi] meski mereka begitu sungguh-sungguh, mereka sungguh-sungguh keliru.”
Daniel juga mengkritisi kurangnya hasrat orang-orang Kristen dalam membagikan imannya dengan orang-orang Muslim. Padahal, Yesus telah memerintahkan untuk menyebarkan Injil. Menurut Daniel, orang-orang Kristen “tidak taat dan takut” membagikan Injil meskipun Roh Kudus sedang bekerja dalam hati orang-orang Muslim dan terbuka serta menanti untuk mendengarkan kabar baik.
Daniel bercerita tentang seorang hakim pengadilan syariah yang ia bimbing kepada Kristus. Setelah hakim itu menjadi Kristen, ia kehilangan pekerjaannya dan menghadapi ancaman “siksaan yang sulit dipercaya.” Tapi, meski diancam dengan hukuman itu, mantan hakim itu justru berhasil membawa 100 orang Muslim untuk datang kepada Kristus. []
Minggu, 07 November 2010
Rabu, 03 November 2010
Pemimpin Islam Iran Mengatakan Orang-Orang Muslim Bebas Untuk Menjadi Kristen – Asal Dilakukan Secara Diam-Diam
22 Oktober 2010--Pemimpin Islam Syiah, yang coba menanggapi Sinode para Bishop Timur Tengah yang diadakan di Vatican baru-baru ini; mengatakan bahwa orang-orang Muslim di Iran bebas untuk memeluk iman Kristiani, meskipun ada hukum Islam yang secara tegas menyatakan bahwa mereka yang meninggalkan Islam akan dijatuhi hukuman mati.
Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan oleh the National Catholic Register, Ayatollah Seyed Mostafa Mohaghegh Ahmadabadi merespon pertanyaan-pertanyaan mengenai konversi dengan menekankan pada sebuah perbedaan antara menerima salah satu iman dan mempropagandakannya melawan orang lain. Saat didesak mengenai apakah seorang Muslim diijinkan untuk memeluk agama Kristen, ia menjawab:
"Ya, tak seorang pun bisa menanyakan seseorang apa agamanya. Hal ini dilarang. Tetapi jika mereka membuat propaganda melawan sebuah agama termasuk Islam, maka hal itu tidak diijinkan."
Jawaban imam Syiah ini tidak menjawab pertanyaan mengenai apa yang bisa terjadi ketika seseorang yang diduga telah berpindah agama, ingin membuat sebuah pengakuan publik bahwa ia sudah menjadi pemeluk Kristen, atau terlibat dalam ibadah secara publik di sebuah gereja Kristen.
Dalam tanggapannya terhadap Sidang Sinode tersebut, Ahmadabadi menyampaikan sebuah gambaran positif mengenai kehidupan orang-orang Kristen di Iran hari ini.
Sumber: http://www.catholicculture.org/news/headlines/index.cfm?storyid=8033
Sabtu, 30 Oktober 2010
Sudah Saatnya untuk Bangkit Menentang Islam dan Syariah
Sudah Saatnya untuk Bangkit Menentang Islam dan Syariah
oleh: Juliet Rix
Maryam Namazie, ketua Konsul Murtadin Inggris, berkata bahwa hak azasi adalah bagi setiap orang, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan.
Bayangkan nih, kata Maryam Namazie: “Seorang anak perempuan kecil dikerudungi dari kepala sampai jari kakinya setiap hari. Kecuali bagian muka dan tapak tangan, seluruh tubuh ditutupi karena demi mencegah pria memandangnya dengan nafsu berahi. Di sekolah, gadis cilik ini belajar bahwa derajatnya lebih rendah daripada seorang anak laki. Dia tidak boleh berdansa, berenang, menjemur kulitnya di bawah sinar matahari, atau menikmati angin memilir rambutnya. Hal ini sudah jelas tidak dapat diterima, tapi pada kenyataannya hal ini malah dibiarkan saja terjadi jika dilakukan atas nama agama.”
Namazie adalah pendiri Konsul Murtadin Inggris (Council of Ex-Muslims in Britain (CEMB)) yang mulai aktif sejak pertengahan tahun lalu. Di hari Senin – dalam rangka merayakan seabad Hari Wanita Internasional – dia bicara di sebuah konferensi tentang Islam Politik dan Hak2 Wanita, dan dia menyelenggarakan kampanye menentang Syariah.
Namazie lahir di Iran sebagai Muslim. Sekarang dia berusia 41 tahun, sikapnya ramah, dan tutur perkataannya lembut. Tapi dia tidak ragu2 memilih kata. Dibutuhkan keberanian besar untuk mendirikan organisasi orang2 yang menolak Islam. Menurut hukum Islam, murtad layak dihukum dengan kematian. Namazie menerima ancaman2 terus-menerus, biasanya melalui telepon selularnya: “Satu orang berkata, `Kau akan dipotong-potong’ … Aku lalu pergi ke polisi. Tadinya polisi sangat bersemangat membantu, karena mengira hal ini berhubungan dengan pemboman di Glasgow. Tapi setelah mereka tahu ternyata ini tidak ada hubungannya, mereka pun tidak pernah lagi menghubungiku. ” Apakah dia tidak takut akan keselamatannya? “Ya, tentu saja, seringkali. Aku khawatir apakah aku bisa terus hidup, terutama karena sekarang aku ini seorang ibu. Jika ada orang yang memandangku dengan aneh, aku mulai curiga.” Kenapa Namazie tidak pakai nama palsu saja? “Mereka para Muslim akhirnya bisa tahu siapa dirimu. Lagipula tujuan Konsul Murtadin Inggris adalah untuk berdiri tegak dan dipandang penting.” Namazie tidak suka disebut sebagai eks-Muslim dan lebih memilih tidak dihubungkan dengan julukan yang bersangkutan dengan agama apapun. Dia berkata bahwa hal ini serupa dengan orang2 homoseks yang ke luar dan berani menyatakan dirinya homo 30 tahun yang lalu: jika kau ingin mendobrak taboo, maka kau harus berani mengumumkannya secara terbuka. Saat ini Konsul Murtadin Inggris beranggotakan lebih dari 100 orang dengan dukungan murtadin2 lain yang masih belum berani bergabung. “Beberapa punya kisah2 yang mengerikan, tapi tidak berani mencantumkannya di website kami karena takut.”
Kakek Namazie adalah seorang mullah dan ayahnya dibesarkan dalam adat Muslim yang ketat. Kedua orangtuanya (sekarang hidup di Amerika) masih Muslim. Ketika Namazie memberitahu ayahnya tentang niatnya mendirikan Organisasi Murtadin, dia ingat apa yang dikatakan ayahnya, “Oh, tidak, kakek bakal bangkit dari kubur nih.” “Aku katakan padanya bahwa apa yang kulakukan adalah demi kebaikan para Muslim juga, karena jika kau hidup dalam masyarakat sekuler, kau diperbolehkan jadi Muslim, Sikh, Kristen, atau atheis, dan tetap diperlakukan sama.” Sikap Namazie yang menentang agama adalah juga karena pengalamannya sendiri. Ketika dia berusia 12 tahun, revolusi Iran disabot oleh para Ayatollah dan negaranya sekarang jadi Republik Islam Iran.
“Aku tidak pernah pakai jilbab dan aku berpendidikan di sekolah sekuler. Tiba2 seorang pria aneh muncul di halaman sekolah. Dia berjenggot dan dikirim ke sekolahku untuk memisahkan murid2 wanita dan pria – tapi kami lalu berlarian mengitarinya. ” Namazie masih ingat wajah orang Hezbollah yang menghentikannya di jalanan gara2 dia tidak berjilbab. “Aku saat itu baru berusia 12 atau 13 tahun. Pengalaman itu sangat menakutkan.” Hal yang lebih jelek dialami wanita2 lainnya: “Wanita2 itu dipukuli dan mukanya disiram asam, dan dihukum bunuh setiap hari di tayangan TV,” katanya. Lalu sekolahnya ditutup dengan alasan “Islamisasi” .
Namazi dan ibunya lalu pergi ke India. Mereka hidup di sebuah B&B di Delhi dan Namazie bersekolah di Sekolah Inggris, sedangkan ayah dan adik perempuannya yang berusia 3 tahun tetap tinggal di Teheran, Iran. Tadinya ini hanya untuk sementara saja, tapi tak lama kemudian ayahnya – seorang wartawan – berkeputusan meninggalkan Iran juga. Mereka sekeluarga tinggal setahun di Bournemouth sebelum akhirnya tinggal di AS. Setelah Namazie berusia 17 tahun, mereka mendapat status penduduk tetap di negara tersebut.
Di perguruan tinggi, Namazie bergabung dengan Program Perkembangan PBB dan bekerja bagi para pengungsi Ethiopia di Sudan. “Enam bulan setelah aku datang, Sudan jadi negara Islam. Aku merasa hal ini kok mengikutiku terus-terusan! ” Bersama-sama temannya, Namazie memulai organisasi hak2 azasi manusia yang tidak resmi, dan mereka mengumpulkan informasi tentang apa yang dilakukan Pemerintah. Pihak keamanan Sudah lalu memanggilnya untuk ditanyai. “Aku memang tidak bersikap tunduk dan anggota PBB yang datang bersamaku berkata, `Tak heran jika orangtuamu membawamu ke luar dari Iran.’ Polisi Sudah mengancamku, katanya, `Kau tidak tahu apa yang bakal terjadi padamu. Bisa saja kau ditabrak motor atau mengalami kecelakaan lainnya.’” Pihak PBB diam2 mengirim Namazie keluar Sudan pulang ke rumah dengan pesawat terbang.
Itulah kejadiannya yang mengubah dirinya dari Muslim KTP menjadi atheis. Dua abad kemudian, dia membaktikan hidupnya melawan Islam. Dia sekarang sedang berjuang untuk mengadakan Konferensi Murtadin Internasional pertama, yang akan diselenggarakan di London pada tanggal 10 Oktober, 2008. Dia juga sedang mulai melancarkan kampanye “anti Syariah.”
Aku bertanya, kau tentunya sangat terkejut ketika Kepala Bishop dari Canterbury berkata bahwa beberapa penerapan hukum Syariah di Inggris tidak bisa dihindarkan. Tidak, katanya; dia bahkan tidak merasa heran. “Sudah jelas tujuannya, meskipun dia tidak menduga reaksi keras yang dihadapinya. Yang dilakukan sebenarnya adalah penyerangan terhadap sekularisme. Dia melihat keuntungan jika didirikan sekolah Muslim dan Syariah diterapkan. Jika ini diperbolehkan, maka masyarakat Inggris tidak akan menentang kuat pendirian sekolah2 Kristen dan penerapan aturan agama Kristen dalam masyarakat.”
Tapi Namazie bersikeras bahwa Syariah tidak boleh diterapkan dalam bentuk apapun di Inggris. “Hukum Syariah secara mendasar adalah hukum diskriminasi dan sangat membenci wanita,” katanya dan dia juga menentang jikalau orang boleh memilih antara hukum Syariah dan hukum Negara Sipil. Para wanita akan digilas habis dalam pengadilan Syariah, katanya. “Hukum ini akan menerjang orang2 yang seharusnya sangat membutuhkan perlindungan dari hukum sipil Inggris.”
Namazie yakin bahwa orang2 awam tentang Islam tidak begitu paham makna hak2 azasi manusia. “Hak2 adalah bagi perorangan, dan bukannya bagi agama atau kepercayaan. `Setiap manusia adalah sederajat’ dan ini bukan berarti setiap agama itu sama.” Orang2 Islam menganggap diri mereka sebagai korban, katanya, dan para negarawan Inggris percaya saja akan tipuan ini.” Namazie berkata bahwa Konsul Muratdin Inggris memang bukan wakil bagi masyarakat Muslim Inggris, tapi meskipun demikian dia berani menerima tantangan debat dari pihak Muslim kapan saja. “Murtadin memang dalam posisi yang tepat untuk menantang politik Islam,” katanya. “Kita tidak boleh membiarkan anak2 perempuan kecil atau siapa saja kehilangan hak azasi mereka. Kita tidak bisa menoleransi hak2 yang tidak layak ditoleransi dengan alasan apapun – termasuk agama.”
Council of Ex-Muslims in Britain www.ex-muslim. org.uk exmuslimcouncil@ googlemail. com; 07719-166731; www.maryamnamazie. com
Rabu, 27 Oktober 2010
Alasan ALI SINA meninggalkan Islam
Banyak orang bertanya kpd saya kenapa saya meninggalkan agama Islam. Bagi Muslim ini memang sangat tak masuk akal. Mereka memilih utk percaya bahwa orang murtad karena disogok agen rahasia Nasrani/Yahudi. Mereka enggan menerima kenyataan bahwa setiap orang punya hak utk menentukan pilihannya sendiri dan bahkan ada orang yg merasa bahwa Islam tidak cocok baginya.
Berikut ini adalah alasan saya.
Hanya beberapa tahun yang lalu saja saya masih percaya bahwa kepercayaan saya kpd Islam bukan berdasarkan percaya buta tetapi karena hasil penyelidikan dan penelaahan selama bertahun-tahun. Memang saya membaca banyak buku2 Islami yang ditulis oleh orang2 yang pikirannya sesuai dengan saya dan mengemukakan filosofi yang sesuai dengan pandangan saya, sehingga ini semakin meyakinkan saya bahwa saya sudah menemukan kebenaran.
Semua hasil penelaahan saya sesuai dengan iman saya. Sama seperti kebanyakan Muslim, sayau tadinya percaya bahwa kalau mau benar2 mengetahui sesuatu, maka belajarlah dari sumbernya. Tentu sumber Islam itu adalah Qur'an dan buku2 yang ditulis oleh ilmuwan Islam. Karena itu, saya merasa tidak perlu lagi untuk mencari dari sumber lain untuk menemukan kebenaran, apalagi memang saya begitu yakin menemukannya. Seperti yang sering dikatakan para Muslim “Talabe ilm ba’d az wossule ma’lum mazmumâ€. Usaha mencari ilmu pengetahuan lain setelah menemukannya (Islam) adalah bodoh.
Tentu saja ini salah. Bagaimana jika kita ingin tahu kebenaran tentang suatu aliran kepercayaan yang berbahaya? Apakah cukup dengan hanya bergantung melalui informasi dari pemimpin kepercayaan itu dan semua penganut2nya yang sendirinya tertipu pemimpin itu? Diperlukan penelaahan secara saintifik (berdasarkan ilmu pengetahuan) untuk menelaah kepercayaan itu karena penelaah sains tidak mengutarakan hasil penyelidikannya berdasarkan iman yang membuta. Mereka membuat penelaahan yang seksama dari bukti yang ada. Ini sungguh beda dengan cara pendekatan agamawi yang didasarkan pada iman dan rasa percaya semata2.
Untuk itulah saya kembali membaca isi Qur’an dan saya temukan perintah2 yang tidak sesuai dengan nilai2 kemanusiaan. Saya merasa sangat tertekan dan risih membaca ajaran seperti ini.
Q.3: 5 "Tapi bagi mereka yang menolak Iman setelah mereka menerimanya, dan lalu menentang Iman, - pertobatan mereka tidak akan pernah diterima; karena mereka adalah orang2 yang telah sesat." Q.16: 106 "Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.."
Orang mungkin berpikir bahwa azab yang besar itu nantinya terjadi di akherat. Tapi Muhammad memastikan orang2 itu mendapat hukum di bumi pula. Lihat ayat2 berikut:
Sahih Bukhari Volume 6, Buku 61, Nomer 577:
"Aku mendengar Nabi berkata, "Di hari2 akhir (duni) akan muncul orang2 muda dengan pikiran2 dan ide2 yang bodoh. Mereka akan berkata baik, tapi mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah yang ke luar jalur, iman mereka tidak lebih dalam dari tenggorokannya. Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan."
Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomer 260:
"Ali membakar beberapa orang dan berita ini terdengar oleh Ibn Abbas, yang berkata, "Jika aku berada di posisinya, aku tidak akan membakar mereka, seperti yang dikatakan sang Nabi," Jangan hukum (siapapun) dengan Hukuman Allah (yi: api). Tidak ragu lagi, aku sudah akan membunuh mereka, karena Nabi berkata, "Jika seseorang (Muslim) meninggalkan agamanya, bunuh dia."
Sahih Bukhari Volume 4, Buku 63, Nomer 261:
"Delapan orang dari suku "Ukil datang kepada sang Nabi dan mereka merasa udara Medina tidak cocok bagi mereka. Karena itu mereka berkata, "O Rasul Allah! Tolong berikan kami susu." Rasul Allah berkata, "Aku anjurkan kalian untuk bergabung dengan kelompok unta2." Maka mereka pergi dan minum air kencing dan susu unta2 (sebagai obat) sampai mereka sehat dan gemuk. Lalu mereka membunuh gembala unta dan melarikan unta2 itu, dan mereka meninggalkan agamanya setelah tadinya mereka adalah Muslim. Pada saat sang Nabi diberitahu hal ini oleh orang yang minta tolong padanya, ia menyuruh beberapa orang untuk memburu para pencuri unta itu, dan sebelum matahari bertambah tinggi, pencuri2 itu dibawa kepada Nabi, dan Nabi memotong tangan2 dan kaki2 mereka. Ia meminta paku2, yang dipanaskan dan ditusukkan ke dalam mata2 para pencuri, dan mereka diterlantarkan di Harra (daerah berbatu di Medinah). Mereka minta air, dan tidak ada seorang pun yang memberi mereka air sampai mereka mati."
Dan sebagian terjemahan dari Sunan Abu Daud, Buku 38, Nomer 4339 disampaikan oleh Aisha, Ummul Mu'minin:
"Rasulullah (saw) berkata: Darah seorang lelaki Muslim, yang mengaku tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, secara hukum tidak boleh ditumpahkan kecuali oleh karena satu dari ketiga hal ini: orang yang berzinah setelah menikah, dan hukumannya adalah dirajam; orang yang melawan Allah dan RasulNya, dan hukumannya adalah ia harus dibunuh atau disalib atau diasingkan dari tanah ini; atau orang yang membunuh dan hukumannya adalah ia harus dibunuh. "
Berikut ini sangat mengerikan. Aku berani berkata bahwa orang mana pun yang membaca ini dan tidak merasa muak berarti tidak dapat disebut manusia.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4348
â€Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas:
Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya ke luar diantara kakinya berlumuran darah. Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang2nya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri.
Dia duduk di sebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Allah! Akulah majikan budak itu; ia seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti, aku memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Ia punya dua anak laki seperti mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemaren malam, dia mulai lagi menghina dan mengolok-olok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya di perutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya.
Sang Nabi berkata: "Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi darahnya."
Saya merasa kisah ini mewujudkan ketidakadilan. Shocked Muhammad memaafkan seorang lelaki yang membunuh perempuan hamil beserta anaknya sendiri hanya karena dia berkata bahwa perempuan ini menghina sang Nabi!?
Baca juga yang dibawah ini ! Pria2 Arab ternyata punya kebiasaan meniduri budak2 wanita mereka. Quran mengabadikan tradisi ini.
Q. 33:52 "Tidaklah diperbolehkan bagi kalian (untuk menikahi lebih banyak) perempuan2 setelah ini, ataupun mengganti mereka dengan perempuan2 lain, meskipun kecantikan mereka menarik hatimu, kecuali yang dimiliki oleh tangan kananmu (sebagai budak perempuan)."
Muhammad sendiri meniduri Mariyah tanpa mengawininya, dan Mariyah adalah budak istri Muhammad yang bernama Hafsa.
Memaafkan seseorang yang membunuh orang lain hanya karena dia mengatakan perempuan itu menghina Muhammad adalah perbuatan yang tidak dapat diterima. Bagaimana jika orang itu bohong untuk menghindari hukuman? Apa yang disampaikan kisah ini tentang rasa keadilan Muhamad? Bayangkan berapa banyak wanita tak bersalah yang dibunuh para suaminya dalam kurun waktu 1.400 tahun ini ! Dan luar biasa juga bahwa para suami yg seenaknya menuduh istri mereka telah menghina rasulullah dan oleh karena itu dgn enteng pula main tancap pisau ke perut istri oleh Tuhan dan Hadis bisa mengelak dari hukuman ??
Ini satu lagi.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4349
"Disampaikan oleh Ali ibn AbuTalib:
Seorang wanita Yahudi sering menghina dan mengolok-olok sang Nabi. Seorang pria lalu mencekiknya sampai dia mati. Rasulullah mengumumkan tidak perlu hukuman untuk membalas darahnya. "
Tidak mudah untuk membaca cerita2 macam ini tanpa hati tergerak. Tidak ada alasan utk mengira bahwa cerita2 ini dipalsukan. Untuk apa para pengikut Nabi, yang berusaha keras menggambarkan nabi mereka sebagai orang yang penuh belas kasihan, memalsukan begitu banyak cerita yang membuat nabi tampak seperti penguasa bengis ? Saya tidak dapat lagi menerima tindakan brutal terhadap orang2 yang memilih untuk tidak menerima Islam. Iman adalah pilihan pribadi. Aku tidak dapat lagi menerima bahwa seseorang yang mengritik sebuah agama harus dihukum mati.
Lihat bagaimana Muhammad bersikap pada orang2 yang tidak percaya:
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4359
"Disampaikan oleh Abdullah ibn Abbas:
Ayat yang berbunyi "Hukuman bagi orang2 yang berperang melawan Allah dan RasulNya, dan berjuang keras mengacaukan tanah ini adalah dibunuh, atau disalib, atau potong tangan2 dan kaki2 dari arah yang berlawanan atau diasingkan dari tanah ini yang maha pengampun." Ini diberikan untuk orang2 yang menyembah banyak tuhan. Jika ada dari mereka yang bertobat sebelum mereka ditangkap, ini tidak menghindarkan mereka dari hukuman tadi, yang memang layak mereka dapatkan. "
Bagaimana mungkin utusan Tuhan membunuh dan menyalib orang2 karena mereka menolak dia? Bisakah orang seperti ini jadi utusan Tuhan? Tidakkah ada orang lain dengan moral dan etika yang lebih baik untuk memikul tanggungjawab besar sebagai utusan Tuhan?
Saya tidak dapat menerima kenyataan bahwa Muhamad membantai 900 orang Yahudi dalam satu hari setelah ia menangkap mereka dalam suatu penyerbuan yang direncanakannya. Saya membaca kisah ini dan bulu kuduk sayapun berdiri.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4390
"Disampaikan oleh Atiyyah al-Qurazi:
Aku adalah seorang dari para tawanan Banu Qurayzah. Mereka (para penawan) memeriksa kami, dan mereka yang sudah tumbuh bulu kemaluannya dibunuh, dan yang belum tidak dibunuh. Aku adalah salah satu dari mereka yang belum punya bulu kemaluan."
Saya juga terkejut sekali membaca kisah dibawah ini.
Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4396
"Disampaikan oleh Jabir ibn Abdullah:
Seorang pencuri dihadapkan pada sang Nabi. Nabi berkata: bunuh dia. Orang2 berkata: Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Lalu kata Nabi: Potong tangannya. Maka tangan kanannya dipotong. Ia dibawa keduakalinya pada sang Nabi dan Nabi berkata: Bunuh dia. Orang2 berkata: Dia telah mencuri, wahai Rasul Allah! Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki kirinya dipotong.
Orang itu dibawa ke hadapan Nabi untuk ketigakalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong tangannya. (Maka tangan kirinya dipotong)
Orang itu dibawa lagi untuk keempatkalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Orang2 berkata: Dia telah mencuri, Rasul Allah!
Maka Nabi berkata: Potong kakinya. Maka kaki (kanannya) dipotong.
Orang itu dibawa lagi untuk kelima kalinya dan Nabi berkata: Bunuh dia.
Lalu kami membawa dia pergi dan membunuhnya. Kami lalu menyeret dia dan melemparkan dia ke dalam sumur dan menimbuni batu2 di atas tubuhnya. "
Tampaknya Muhammad menentukan hukuman berdasarkan apa yang ia dengar. Dengan memotong tangan seorang pencuri, ia tidak lagi dapat mencari makan kecuali dengan mengemis, dan ini pun sulit karena dia sudah dicap sebagai pencuri dan dibenci orang (PLUS, tangannya cuma satu ! Rada sulit khan ngemis dgn satu tangan !). Karena itu ia terpaksa mencuri lagi untuk bisa terus hidup. Inikah yang dinamakan Nabi yg Maha Mulia ? Rahmatal lil alamin ?
Setelah hidup di dunia Barat selama beberapa tahun dan diterima dengan baik oleh orang2 dari berbagai agama atau yang tak beragama sekalipun, yang mencintai saya dan menerima saya sebagai kawan mereka, saya tidak dapat lagi menerima mandat2 Qur’an sebagai firman Tuhan.Q.58: 22 "Kau tidak akan menemukan orang2 yang percaya pada Allah dan di hari akhir, berkawan dengan mereka yang melawan Allah dan utusanNya" Q.3: 118-120 "O kamu yang percaya! Janganlah memilih bitaanah (penasehat, konsultan, pelindung, penolong, kawan, dll) di luar agama (penyembah berhala, orang Yahudi, orang Kristen, dan orang munafik) karena mereka akan terus berusaha sekuatnya untuk merusak pikiranmu. Mereka ingin menjahatimu. Kebencian sudah muncul dalam mulut mereka, tapi bahkan yang tersembunyi dalam dada mereka lebih buruk lagi. Memang Kami telah menerangkannya padamu, jika kalian mengerti. Lihat! Kalianlah yang mencintai mereka tapi mereka tidak mencintaimu, dan kalian percaya akan semua kitab2 (kalian percaya Taurat dan Injil, tapi mereka tidak percaya Quran). Dan jika mereka berjumpa denganmu, mereka berkata, "Kami percaya." Tapi kalau mereka sendirian, mereka menggigit ujung jari2 mereka dengan penuh kemarahan padamu. Katakanlah: "Matilah dalam kemarahanmu. Tentu Allah tahu apa yang ada dalam hatimu (semua rahasia). Jika kebaikan terjadi padamu, mereka bersedih, tapi kalau kejahatan terjadi padamu, mereka bergembira .."
Dan ini :
Q.5: 51 "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain..."
Saya mengalami sendiri bahwa perkataan2 di atas itu salah. Lihatlah buktinya di krisis Bosnia dan Kosovo; di mana negara2 Kristen mengadakan perang terhadap sesama negara Kristen untuk membebaskan orang2 Muslim. Banyak dokter2 Yahudi yang sukarela menolong pengungsi2 Kosovo, meskipun pada kenyataannya selama Perang Dunia II, orang2 Muslim Albania memihak Hitler dan menolong dia membantai orang2 Yahudi.
Semakin jelas bagi saya bahwa orang2 Muslim diterima oleh orang2 di seluruh penjuru dunia, tapi meskipun demikian, nabi kita ingin kita membenci mereka, mengucilkan diri kita dari mereka, memaksa mereka menerima cara kita hidup atau membunuh mereka, menundukkan mereka dan memaksa mereka membayar Jizyah. Sungguh tolol! Sangat menyedihkan! Sungguh tak berperikemanusiaan!
Tidak heran mengapa Muslim begitu membenci Barat dan Yahudi. Muhamad-lah yang menabur benih kebencian itu dan menimbulkan rasa curiga pada orang2 non-Islam. Bagaimana mungkin orang2 Muslim bisa bergaul dengan negara2 lain sambil menggenggam pesan2 kebencian di Quran sebagai firman Tuhan ?
Banyak orang Muslim yang pindah ke negara2 non-Muslim dan diterima dengan tangan terbuka. Banyak dari mereka yang berpolitik dan menjadi bagian dari kalangan pemerintah kelas atas. Kami tidak mengalami diskriminasi dari negara2 non-Islam. Tapi lihat bagaimana nabi suci kita menganjurkan kita memperlakukan non-Muslim jika kita menjadi kalangan mayoritas.
Q.9: 29 "Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk."
Aku juga merasa ayat2 berikut tidak sesuai dengan hati nuraniku. Aku mencintai semua manusia dan berharap setiap orang untuk bisa bahagia di bumi ini dan diampuni di akherat. Tapi nabiku melarangku untuk meminta pengampunan bagi orang2 yang tidak percaya juga bahkan jika mereka itu orang tua kita atau orang2 yang kita cintai.
Q.9: 113 "Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam."
Quran dan Ahadith penuh dengan ayat2 yang tidak bisa diterima seperti ini sehingga ini merupakan bukti nyata bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi, tapi seorang pemimpin suatu aliran kepercayaan saja. Kepercayaan sesat memang memaksa orang untuk mengadukan anggota keluarganya sendiri. Muhammad hanyalah seorang penipu yang bohongnya sangat luarbiasa, sangat memaksa, sehingga orang2 yang bodoh di zamannya percaya padanya. Lalu generasi berikutnya mewariskan kebohongan ini ke generasi berikutnya. Ahli2 filosofi dan para penulis lahir di suasana kebohongan ini dan mengembangakannya lebih lanjut, memuliakannya, dan membuatnya tampak dapat dipercaya. Tapi jika kau menyelidikinya ke dalam intisarinya, jika kau membaca Qur’an dan mempelajari Ahadith, kau akan lihat bahwa itu semua adalah bohong belaka.
Saya tahu kata2 saya ini menyakiti hatimu. Tapi saya anjurkan engkau agar mengendalikan kemarahanmu dulu, baca tulisan2 saya dan pikirkanlah matang2.
Engkau lihat bahwa penolakan saya akan Islam bukan didasari oleh tindakan2 buruk orang Muslim, tapi oleh tindakan2 buruk pengarangnya sendiri. Semua kekejaman dan tindakan2 kekerasan yang mengerikan yang dilakukan oleh para Muslim di seluruh dunia diilhami oleh Qur’an dan Sunnah. Karena itu saya menuding Qur’an sbg dasar tindakan jahat yang dilakukan orang2 Muslim. Saya tahu bahwa semua usaha untuk memanusiakan masyarakat Islam hanyalah buang2 waktu belaka karena musuhnya adalah Islam itu sendiri dan inilah sasaran seranganku.
Saya lakukan ini meskipun dengan ini saya menjadi magnet yang menyedot kebencian semua Muslim fanatik. Tidak ada untungnya bagi saya. Satu2nya alasan kenapa saya begitu menentang Islam adalah untuk membebaskan dunia dari cengkeraman aliran setan ini dan mengembalikan kedamaian dan kesejahteraan, kasih, dan hormat sesama manusia.
RAJAM ??
Hukum BIADAB ini semua sesuai dgn hukum Islam. Ketahuilah bahwa jutaan wanita didunia hamil diluar nikah. Untung wanita2 itu tidak tinggal di negara Islam, kalau iya mereka diRAJAM semua.
Nih contoh : Muslim bersikeras bahwa Puteri Diana dibunuh karena ia hamil oleh lelaki Muslim. Muslim girang dgn berita gosip ini tapi Muslim lupa bahwa kalau Puteri Diana hidup di negara Syariah, ia akan dikenakan HUKUM RAJAM !!!!
ITU TUH hukum Islam yg elu pingin bela2in dgn mati2an.
Lain kali elu ngomong pakai otak yah, jangan pakai itu tuh yg ada diantara selangkangan elu ! Kalau nggak gua minta elu diBAN aja dari sini karena elu nggak mutu. Sana main di islam.com aja yah ...
Sori gua kasar karena gua BENCI dgn Muslim yg tidak keberatan sedikitpun dgn wanita yg dirajam oleh sesama Muslim. TAPI kalau ada lelaki Muslim yg mati ditembak kafir, HISTERIIIIIIssss deh elu pada2 ! Ini nih PENGARUH ISLAM pada otak elu : sama sekali tidak bisa membedakan baik dan buruk.
Evil or Very Mad
Apalagi praktek Berbagi Kasih, Berakhlak Baik ala Muslim ini :
Bener2 gua terharu sama pengikut si Mamad yang doyan jahit bajunya sendiri sambil doyan mengutuk dan memenggal kepala Yahudi ... dsb dsb alluooohu akbuar .... prayer