Selasa, 23 Oktober 2007

Situs PDS Hujat Shalat Umat Islam

Oleh : Fakta 23 Oct, 07 - 7:03 pm

image"DAMAI-SEJAHTERA," adalah nama yang bagus, indah dan tenteram dambaan setiap insan. Tapi sayang, kelakuan Partai Damai Sejahtera (PDS) dalam situsnya tak seindah namanya. Dalam salah satu forum di situs resminya, terdapat ratusan link website mancanegara yang menjajakan berbagai gambar bugil dan video adegan seks bebas (gara-gara hal ini link web forum PDS dihapus oleh servernya).

Apakah website kejorokan ini sesuai dengan nafas "damai dan sejahtera," sehingga informasi yang merusak itu bertengger dengan gagahnya di situs partai rohani tersebut?

Yang lebih berbahaya dan memicu permusuhan antar agama, dalam forum tersebut dimuat tulisan seorang member yang menamakan diri DPP PDS. Tulisan dengan bahasa preman yang kasar, arogan sarkasme dan bombastis ini sepenuhnya mengagung-agungkan agama Kristen sembari menghujat Islam sejadi-jadinya.

Beberapa hujatan yang terdapat dalam situs ini antara lain: Allah dalam Al-Qur`an mempunyai sifat yang plin-plan; Syariat Islam itu kejam, tidak adil dan ketinggalan zaman; Al-Qur`an bukan wahyu Allah yang benar; salah satu surat dalam Al-Qur`an aneh, tidak masuk akal dan kontradiktif; Islam tidak menjamin keselamatan surgawi; Al-Qur`an membenarkan kaum Muslim bersekutu dengan jin; Nabi Muhammad inkonsisten, tak percaya diri dan plin-plan; Nabi Muhammad memberikan peluang kepada umatnya untuk berbuat syirik kepada Allah dengan jin/iblis yang prakteknya antara lain untuk mendapat ilmu kebal, ilmu santet, ilmu pellet dll.

Ketika menghujat ibadah shalat, penulis berinisial DPP PDS itu menuding umat Islam shalat menyembah Tuhan yang berwujud batu hitam yang tinggal di dalam Kabah. Berikut kutipannya:

"Mulut umat Islam 5X komat-kamit, bahkan adakalanya dengan suara yang keras-lantang dibantu dengan loudspeaker pula, mengumandangkan "BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH -LAILAHAILALLAH, DAN KEPADANYA SAJALAH MEREKA WAJIB SUJUD MENYEMBAH". Namun dalam beberapa saat kemudian mereka ruku dan sujud menyembah kepada Allah yang wujudnya sudah berubah menjadi BATU HITAM yang ada dalam bangunan yang diberi predikat BAITULLAH/KAABAH yang ada di Mekkah.

Mulut umat Islam selalu komat-kamit mengakui bahwa Allah itu pada satu titik yang bersamaan ada di mana-mana di setiap sudut dan penjuru dimensi dunia dan alam semesta ini, namun kenyataannya minimal 5X dalam sehari-semalam mereka menyembah Allah yang hanya berada di Mekkah dalam Kaabah dalam bentuk BATU HITAM."


Oknum DPP PDS ini sungguh tidak tahu etika bahasa. Bayangkan, umat Islam dalam shalat membaca doa-doa dan pujian kepada Allah dengan khusyu', tadharru' dan tawadhu'. Ini adalah ajaran ritual ibadah yang mulia. Tapi oleh penulis berinisial DPP PDS, hal itu dijuluki dengan kata yang buruk, yakni komat-kamit. Padahal kata ini hanya layak dipakai untuk para dukun yang sedang merapal mantra untuk tujuan tertentu yang dilakukan dengan bersekutu bersama setan. Seharusnya DPP PDS belajar bahasa yang baik Pepatah "bahasa menunjukkan bangsa" nampaknya sangat tepat bagi penulis hujatan di situs PDS ini. Kejelekan gaya bahasa menunjukkan keburukan akhlak dan wawasan orang yang bersangkutan.

Dalam penggalan dua paragraf tersebut, oknum DPP PDS melakukan banyak kekeliruan dan kebohongan.

Pertama, menyebutkan bahwa hajar aswad (batu hitam) berada di dalam Ka'bah. Ini adalah tudingan yang 'asal bunyi' tanpa ilmu. Karena hajar aswad itu menempel di salah satu pojok Ka'bah, bukan di dalam Ka'bah.

Kedua, menyebutkan bahwa Allah yang disembah umat Islam itu berwujud sebuah batu hitam yang hanya ada di Mekkah. Ini adalah anggapan yang sama sekali salah dan amat menggelikan. Silakan DPP PDS tanyakan kepada seluruh kaum muslimin, apa wujudnya Allah? Tak satupun umat Islam yang meyakini bahwa Allah itu wujudnya batu hitam, karena Al-Qur`an mengajarkan bahwa Allah itu berbeda dengan makhluk-Nya. "Laysa kamitslihi syay-un" (tidak ada sesuatu apapun yang menyerupai atau serupa dengan Allah).

"Tidak ada sesuatu apapun yang serupa dengan Dia (Allah)..." (Qs. As-Syura 11). "Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia (Allah)" (Qs. Al-Ikhlash 4).

Ketiga, udingan bahwa umat Islam musyrik karena shalat menyembah Ka'bah. Tudingan ini tak berdasar sama sekali, hanya didasarkan pada khayalan DPP PDS yang penuh dengan semangat kebencian dan antiislam. Dalam kenyataan, boleh ditanyakan kepada seluruh umat Islam, apakah mereka shalat menyembah Ka'bah? Tak satupun orang Islam yang shalat menyembah Ka'bah. Salah satu syarat diterimanya shalat adalah Ikhlas, yaitu beribadah kepada Allah secara murni tanpa ada tujuan lain sedikit pun. Umat Islam bukan menyembah Ka'bah, tapi menyembah Tuhan pemilik Ka'bah tersebut, sesuai dengan perintah Allah SWT: "Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka'bah)" (Qs. Al-Quraisy 3).

DPP PDS harus bisa membedakan makna "arah" dan "tujuan". Ka'bah adalah kiblat atau arah menghadap bagi umat Islam dalam ibadah ritual shalat. Harus digarisbawahi, hanya sebagai arah, bukan sebagai tujuan ibadah dan penyembahan. Umat Islam tidak pernah dan tidak akan menyembah apapun selain Allah SWT. Umat Islam melakukan shalat menghadap kiblat itu pun dalam rangka ketaatan kepada Allah SWT yang telah memerintahkan umat-Nya untuk melakukan itu (Qs. Al-Baqarah 144).

Kiblat ke Ka'bah dalam shalat hanyalah arah yang ditentukan Allah sebagai pusat persatuan. Jika arah shalat umat Islam tidak ditentukan, maka akan terjadi kacau-balau. Sebagian ada yang menghadap ke barat, yang lain ke timur, ke selatan, ke utara, dan sebagainya. Untuk mempersatukan/menyeragamkan umat dalam beribadah kepada Allah SWT, maka umat Islam di manapun tinggal, diwajibkan menghadap ke satu arah yang sama yaitu kiblat ke Ka'bah.

Ada banyak fakta dan data yang secara otomatis membantah tudingan DPP PDS bahwa umat Islam menyembah Ka'bah:

Pertama, ika ada umat Islam berada dalam suatu tempat yang tidak diketahui arahnya, atau sedang duduk di dalam kendaraan yang jalannya berkelok-kelok, maka mereka boleh melakukan shalat dengan menghadap ke arah mana saja. Karena Allah berfirman: "Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs. Al-Baqarah 115).

Kedua, tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi'ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.

Ketiga, setelah batu hitam itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Tetapi anda lihat, apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang tetapi Allah (Tuhan mereka) tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya.

Keempat pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka'bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Sampai saat ini, bila para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka'bah untuk mengganti Kisywah (kain kelambu penutup) Ka'bah. Ini juga bukti nyata bahwa tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka'bah. Andai kata mereka menganggap Ka'bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak-injak Ka'bah?

Tuduhan memmber Kristen yang menamakan diri DPP PDS, bahwa umat Islam melakukan shalat untuk menyembah batu, betul-betul konyol dan tidak bermutu. Banyak sekali fakta-fakta yang secara otomatis dapat mematahkan hujatan dalam website resmi PDS itu. Antara lain:

Pertama,
jika berada dalam suatu tempat yang tidak diketahui arah mata anginnya, atau sedang duduk di dalam kendaraan yang jalannya berkelok-kelok, maka umat Islam boleh melakukan shalat dengan menghadap ke arah mana saja. Karena Allah berfirman:

"Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui" (Qs. Al-Baqarah 115).

Kedua, tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi'ah golongan Ismailiyah Qarmathi. Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.

Ketiga, setelah hajar aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah.

Keempat, dahulu pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka'bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Mereka melakukan itu lima kali sehari. Rasulullah tak pernah menegur maupun melarangnya. Jika Ka'bah adalah Tuhan yang disembah oleh umat Islam, mana mungkin para shahabat ketika itu berani menginjak-injak Tuhannya?

Kelima, Sampai saat ini, para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka'bah ketika mengganti Kisywah (kain kelambu penutup Ka'bah). Ini juga bukti nyata bahwa sampai saat ini dan sampai kapan saja tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka'bah. Andai kata mereka menganggap Ka'bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak Ka'bah?

Keenam, ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677). Jika Nabi pada waktu hidupnya menyembah hajar aswad, mana mungkin beliau berani menyentuh Tuhannya dengan sebuah tongkat sambil duduk di atas unta? Teladan Nabi ini membuktikan bahwa beliau tidak menyembah hajar aswad.

Menghadap ka'bah ketika shalat, bukan berarti umat Islam menyembah ka'bah tersebut. Mereka melakukan ini semata-mata menjalankan aturan ibadah yang diperintahkan oleh Tuhannya (Qs. Al-Baqarah 144). Jadi, esensi qiblat umat Islam ketika shalat bukan karena batu hitam, melainkan ketundukan dan kepasrahan kepada Tuhan.

Ketundukan ini pula yang telah dilakukan oleh shahabat Umar RA ketika haji. Dalam hadits shahih dikisahkan bahwa beliau datang mendekati Hajar Aswad (batu hitam) lalu dia menciumnya dan berkata: "Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau ini batu yang tidak memberikan mudharat dan tidak pula mendatangkan manfaat. Jika aku tidak melihat Rasulullah menciummu, maka aku tidak akan menciummu pula" (HR Bukhari dari Abis bin Rabi'ah RA).

Kemudian oknum DPP PDS yang miskin bahasa itu melanjutkan hujatannya: "Apakah masuk di akal bahwa Allah yang adalah pencipta langit dan bumi beserta isinya, baik yang kelihatan maupun yang tak kelihatan, mempunyai RUMAH atau BAIT di dunia ini?... Yang benar adalah Alkitab, bahwa Allah tidak punya rumah di dunia ini..."

Sepenggal tulisan ini membuktikan bahwa oknum DPP PDS itu tidak memahami agama, baik agama Islam maupun Kristen. Bila memiliki wawasan yang cukup tentang kitab suci, dia tidak akan sesemberono itu. Sebab istilah Baitullah (rumah Allah) atau Bethel, bukan berarti rumah tempat tinggalnya Allah.

Istilah ini sebetulnya bukan monopoli Islam, karena sudah akrab dalam bahasa teologi para Nabi dan Rasul. Dalam Bibel sering disebut-sebut istilah "Bait Allah."

"Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau" (Mazmur 5:8).

"Dengarlah kiranya akan seru doaku apabila aku berteriak kepada-Mu, apabila aku menadahkan tanganku ke tempat kaabah-Mu yang suci itu" (Mazmur 28:2, TL).

Dalam Matius 21:12 diceritakan bahwa Yesus mensucikan Bait Allah. Injil Matius 24:1 menceritakan Yesus keluar dari Bait Allah.

"Bait Allah" atau rumah Allah adalah istilah metafora. Apabila istilah ini diartikan sebagai rumah tempat tinggalnya Tuhan dalam arti hakiki, lalu diartikan apa ayat Bibel di bawah ini, yang menyatakan bahwa manusia adalah Bait Allah?

"Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakah Bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab Bait Allah itu kudus dan Bait Allah itu ialah kamu" (I Korintus 3: 16-17).

Jika pisau analisa DPP PDS itu dipakai untuk menafsirkan ayat di atas, maka berarti bahwa rumah tempat tinggalnya Tuhan adalah manusia. Jika manusia meninggal dunia semua, maka rumah Tuhan akan binasa. Lalu apakah Tuhan kemudian tidak punya rumah?

Persoalan kiblat dalam ibadah sebetulnya bukan suatu keanehan. Sebab para nabi dan rasul sebelum Muhammad SAW pun telah mengamalkannya. Mereka berkiblat ke arah tertentu sesuai dengan ketetapan Allah. Perjanjian Lama menyebutkan para nabi terdahulu berkiblat ke Yerusalem. Tiga kali sehari mereka berlutut, berdoa serta memuji Tuhan menghadap Yerusalem. Dalam Alkitab terjemahan lama, istilah "Baitullah" diterjemahkan menjadi "kaabah" Tuhan.

"Tetapi akan Daniel, jikalau diketahuinya akan hal surat itu sudah dimeteraikan oleh baginda sekalipun, masuklah juga ia ke dalam rumahnya, yang pada alayatnya adalah tingkap-tingkap terbuka ke kiblat Yeruzalem dan pada sehari tiga kali bertelutlah ia dan meminta doa dan mengucap syukur kepada Allahnya, seperti biasa dibuatnya dahulu" (Daniel 6:11, TL).

"Maka oleh karena kaabah-Mu yang di Yeruzalem segala raja akan menyampaikan persembahan kepadamu" (Mazmur 68:30, TL). "Maka kataku: Bahwa aku sudah dibuang dari hadapan mata-Mu; kendatilah aku juga akan memandang pula kaabah kesucian-Mu"(Yunus 2:4, TL).

Meski para nabi itu berkiblat ke Yerusalem, tetapi Yesus tidak pernah menuduh mereka telah menyembah Yerusalem, bukan? Seharusnya, oknum DPP PDS ini mengikuti jejak Yesus, dengan tidak menuduh umat Islam menyembah Kabah. (timfakta-malang/majalahtabligh)

image
http://muhammadiyah-tabligh.or.id

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Pola-Pola Pemurtadan Kaum Penggembala Mbek

Oleh : Fakta 24 Oct, 07 - 1:20 am

Forum Anti Gerakan Pemurtadan
Sekretariat Pusat :
komp. LKBN ANTARA II kel. Bintara Jaya Timur Jakarta
Surat: PO. BOX. 1426 Jakarta 13014


Pola-Pola Pemurtadan Kaum Domba

Selama puluhan tahun kaum musiimin Indonesia boleh berbangga hati dengan julukan "komunitas muslim terbesar di dunia" yang disandangnya. Berdasarkan Survey Antar Sensus (Supas) yang diiakukan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 1990, tercatat bahwa dari 200 juta jiwa, prosentase umat Islam mencapai 87,3 persen (dibulatkan menjadi 90 persen). Sementara umat Kristen Protestan hanya 6 persen, umat Katolik 3,6 persen, Hindu 1,8 persen, Budha 1 persen dan agama lain 0,3 persen.

Selama puluhan tahun kaum musiimin Indonesia boleh berbangga hati dengan julukan "komunitas muslim terbesar di dunia" yang disandangnya. Berdasarkan Survey Antar Sensus (Supas) yang diiakukan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) tahun 1990, tercatat bahwa dari 200 juta jiwa, prosentase umat Islam mencapai 87,3 persen (dibulatkan menjadi 90 persen). Sementara umat Kristen Protestan hanya 6 persen, umat Katolik 3,6 persen, Hindu 1,8 persen, Budha 1 persen dan agama lain 0,3 persen.

Sebagai dai, kita tidak boleh silau mata dengan besarnya angka-angka mayoritas di atas. Apalagi, data-data terkini, mencatat bahwa jumlah umat Islam anjlok drastis dari 90 persen menjadi 75 persen (tabloid SIAR edisi No. 43, 18-24 Nopember 1999 hal. 14).

Terlepas dari validitas dan akurasi data di atas, perlu dicermati pula hasil temuan Litbang Departemen Agama, bahwa panyebab penurunan populasi umat Islam nusantara itu ada dua hal:

Pertama, Keberhasilan program KB yang dilakukan dengan gencar kepada kaum muslimin, sementara kepada umat non Islam, program KB tidak pernah didengungkan, nyaris tak terdengar. Dengan demikian, program KB mengakibatkan pertumbuhan populasi umat Kristen jauh lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan populasi umat Islam.

Kedua, Keberhasilan program Kristenisasi yang dilakukan dangan gencar, semakin hari semakin canggih dan tidak mengindahkan kode efik penyiaran agama.

Kenyataan di lapangan membuktikan bahwa penyimpangan-penyimpangan penyiaran agama sering kali dipakai para missionaris untuk menyebarkan Injil dan kekristenan di nusantara, antara lain:

Pembangunan Gereja di lingkungan masyarakat mayoritas muslim.

Di tengah-tengah warga mayoritas muslim, pihak Salib melanggar SKB menteri dengan membangun gereja yang megah. Untuk mengisi dan meramaikan gereja pada saat kebaktian, didatangkanlah jemaat Kristen dari tempat lain yang berjauhan. Dengan demikian, syiar mereka berlahan-lahan menarik simpati warga yang lemah iman.

Kasus yang terbaru adalah terusiknya ketenangan warga Depok dengan kehadiran GPIB Shalom, akhirnya membuahkan penanganan ilegal. Sebagai kado pada ulang tahunnya yang ke-31, CPIB Depok yang agresif itu dibakar warga.

Sejak awalnya, pendirian gereja itu selalu ditentang warga sekita dengan alasan karena lokasi itu mayoritas Islam. Sedangkan keluarga Kristen hanya beberapa gelintir orang saja. Dengan sikap nekadnya, maka pihak Kristen mendirikan GPIB Shalom, tepatnya di Jl. Kembang Lio Boji, Depok, Bogor, Jawa Barat. Cara pendiriannya pun ditempuh melalui lobi-lobi licik.

Setelah gareja itu berdiri megah, maka untuk mengisinya didatangkan orang-orang Kristen dari tempat lain yang berjauhan. Setiap Minggu, kegiatan gereja tidak pernah sepi oleh orang-orang Kristen impor. Dengan syiar Kristen ini, maka beberapa keluarga muslim yang amblas iman Islamnya, murtad menjadi Kristen, mempertuhankan Yesus.

Namun, umat Kristen yang cuma segelintir itu semakin berani. Dengan semboyan maju tak gentar, ultimatum serius itu dianggapnya sebagai gertak sambal yang tidak menakutkan. Akhirnya, ultimatum warga menjadi kenyataan.

Setelah sekian lama memberikan toleransi sambil menahan emosi, maka pada hari Selasa, 2 Nopember 1999 dini hari, GPIB Shalom Depok diamuk masa, dirusak dan dibakar habis. Kesabaran manusia ada batasnya.


Kristenisasi kepada pasien muslim.

Di beberapa rumah sakit, misalnya di rumah sakit Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, kepada pasien muslim dibagi-bagikan leaflet (brosur) tentang penghiburan dan penyembuhan Yesus Kristus kepada orang-orang sakit. Di rumah sakit Advent Bandung, pasien muslim diajak berdoa berdama oleh rohaniawan rumah sakit dengan tata cara peribadatan Kristen.


Kristenisasi melalui jalur pemerkosaan gadis-gadis muslimah.

Khairiyah Anniswah alias Wawah, siswi MAN Padang, setelah diculik dan dijebak oleh aktivis Kristen, diberi minuman perangsang lalu diperkosa. Setelah tidak berdaya, dia dibaptis dan dikristenkan.

Kasus serupa menimpa Linda, siswi SPK Aisyah Padang. Setelah diculik dan disekap oleh komplotan aktivis Kristen, dia diperlakukan secara tidak manusiawi dengan teror kejiwaan supaya murtad ke Kristen dan menyembah
Yesus Kristus.

Di Bekasi, modus pemerkosaan dilakukan lebih jahat lagi. Seorang pemuda Kristen berpura-pura masuk Islam lalu menikahi seorang gadis muslimah yang salehah. Setelah menikah, mereka mengadakan hubungan suami isteri.

Adegan ranjang yang telah direncanakan, itu foto oleh kawan pemuda Kristen tersebut. Setelah foto dicetak, kepada muslimah tersebut disodorkan dua pilihan: "Tetap Islam atau Pindah ke Kristen?". Kalau tidak pindah ke Kristen, maka foto-foto talanjang muslimah tersebut akan disebarluaskan. Karena tidak kuat mental, maka dengan hati berontak muslimah tersebut dibaptis dongan sangat-sangat terpaksa sekali, untuk menghindari aib.

Di Cipayung Jakarta Tirnur, seorang gadis muslimah yang taat dan shalehahterpaksa kabur dari rumahnya. Masuk Kristen mengikuti pemuda gereja yang berhasil menjebaknya dengan tindakan pemerkosaan dan obat-obat terlarang.


Kristenisasi melalui penyebaran Narkoba.

Di desa Langensari, Lembang, Bandung, Yayasan Sekolah Tinggi Theologi (STT) Doulos meyebarkan Kristen dengan cara merusak moral terlebih dahulu. Di sana, para pemuda usia 15 tahunan dicekoki minuman keras dan obat-obat terlarang sampai kecanduan berat. Setelah kecanduan, para pemuda harapan bangsa itu dimasukkan ke panti rehabilitasi Doulos untuk disembuhkan sambil dicekoki Injil supaya murtad dari Islam. (Republik, 10 dan 12
April 1999).


Kristenisasi melalui kesaksian-kesaksian Palsu via mantan muslim (murtadin)

Tahun 1974, GPIB Maranatha Surabaya digegerkan oleh kasus pelecehan agama oleh Pendeta Kernas Abubakar Masyhur Yusuf Roni. Dalam ceramahnya, sang pendeta itu mengaku ngaku sebagai mantan kiyai, alumnus Universitas Islarn Badung dan pernah menjadi juri MTQ Internasional. Dia tafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an secara sangat ngawur. Kaset rekaman ceramah tersebut kemudian diedarkan secara luas kepada umat Islam.

Setelah diusut tuntas, ternyata pengakuan pendeta itu hanyalah bohong belaka Yusuf Roni teryata tidak bisa baca Al-Qur'an. Dengan kebohongannya itu, Pendeta Pembohong Yusuf Roni diganjar penjara 7 tahun di Kalisosok, Surabaya.

Ketika orang sudah banyak melupakan kasus pelecehan Yusuf Roni, di Jakarta muncul pelecehan plus seribu dusta yang baru. Seseorang yang menamakan dirinya Pendeta Hagai Ahmad Maulana mengaku sebagai putra kandung kesayangan KH. Kosim Nurzeha. Ceramahnya di gereja pun beredar luas di kalangan masyarakat. Setelah diselidiki, terkuaklah kebohongan besar pendeta Hagai Ahmad Maulana. Sebab belum pernah istri KH. Kosim Nurzeha melahirkan Ahmad Maulana.

Di Padang, trik yang sama dipakai untuk menggoyang akidah umat. Seseorang yang menamakan dirinya Pendeta Willy Abdul Wadud Karim Amrullah, namanya menjadi naik daun di dunia pemurtadan Kristenisasi, setelah mangaku adik kandung ulama besar pakar tafsir, Yang Mulia Almarhum Buya Hamka.

Orang awam banyak yang percaya tanpa cek dan ricek. Langsung yakin begitu saja dengan pengakuan bahwa adik kandung Buya Hamka itu sudah murtad ke Kristen.

Setelah diselidiki, ternyata pengakuan itu adalah kebohongan yang sangat besar. Salah seorang putra Buya Hamka menyatakan bahwa sepanjang hayatnya, dia tidak pernah punya paman yang namanya Willy Abdul Wadud Karim Amarullah.

Di Cirebon, murtadin Danu Kholil Dinata Ev. Danu Kholil Dinata alias Theofilus Daniel alis Amin Al Barokah, mengaku sebagai sarjana agama Islam, yang pindah menjadi pemeluk Kristen setelah mempelajari Nabi Isa versi Islam di STAI Cirebon. Setelah dilacak, ternyata ijazah sarjana yang dipakai untuk kesaksian adalah PALSU.

Para murtadin pembohong lainnya adalah Drs. H. A. Poernomo Winangun alias Drs. H. Amos, Ev Hj. Christina Fatimah alias Tin Rustini (nama asli dikampung Sutini alias Bu Nonot, Pdt. Rudy Muhammad Nurdin, Pdt. M. Mathius, Pdt. Akmal Sani, Niang Dewi Ratu Epon Irma F. Intan Duana Paken Nata Sastranagara (Ev. Ivone Felicia IDp.). Mengaku telah mengkristenkan 60 kiyai Banten, dll.


Kristenisasi berkedok sosial di desa-desa terpencil.

Kristenisasi dilancarkan kepada orang-orang miskin sambil menawarkan makanan (berisi, mie, gula, dll.) secara gratis, obat-obatan, pakaian bekas, alat-alat pertanian (bibit, pupuk, obat pembunuh serangga), dll.

Setelah orang desa merasakan manfaatnya, maka barulah para misi menyatakan maksud yang sebenarnya, bahwa mereka itu sebagai pelayan dari Yesus Kristus. Dan bantuan yang mereka nikmati itu adalah dari Yesus. Maka, mana yang lebih baik, Islam atau Kristen?

Selanjutnya, masyarakat desa dibaptis. Bagi yang tidak mau masuk Kristen maka dimulailah misi untuk menggoda iman untuk melemahkan ajaran Islam.


Kristenisasi berkedok Islam, yaitu memurtadkan akidah umat dengan strategi 'Srigala Berbulu Domba'.

Dengan memakai idiom-idiom keislaman dalam tata cara peribadatan serta menerbitkan buku-buku dan brosur (leaflet) berwajah Islam, tapi isinya memutarbalikan ayat-ayat Al Our'an dan Hadits, untuk mendangkalkan akidah. Dipermainkannya ayat-ayat ilahi untuk meleceh Islam demi untuk menjunjung tinggi kekristenan. Tujuan akhirnya, agar kaum muslimin meragukan ajaran Islam lalu pindah ke Kristen

Dengan Gerakan pemurtadan kristiani yang dikemas dalam wajah Islam, persoalan dakwah Islamiyah semakin berat. Agresivitas misi Kristen sudah memasuki tingkat berbahaya. Kaum awam sulit membedakan keislaman dan kekristenan, sehingga mudah dikaburkan akidahnya.


Bentuk-bentut Kristenisasi yang dikemas dalam wajah Islam, antara lain:
  1. Dengan meniru kebiasaan umat Islam dalam bangunan dan tata cara ritual.


  2. GPIB Padang memakai lambang-lambang Minang dalam bangunan Gereja untuk
    merayu orang Minang agar tertarik kepada Kristen.


  3. Di beberapa desa di Yogyakarta, misi Kristen meniru adat kebiasaan umat Islam, seperti tahlilan, pakai kopiah yang biasa dipakai oleh umat Islam, mengucapkan salam `Assalamu'alaikum', dll.


  4. Shalat 7 waktu dengan pakai peci, sajadah, tiwalul Injil dan qasidah versi Kristen yang dilakukan oleh Kristen sekte Ortodox Syria. Buku-buku yang diterbitkan antara lain. Kitabus Sholawat as Sab'u, Almasih Juru Selamatku, Muslim Sahabatku, La ilaha illallahu, Tauhid dalam perspektif Gereja Ortodox Syiria, dll.


  5. Melalui berbagai penerbitan kristenisasi berkedok Islam.


Ada dua target yang ingin dicapai oleh missi dengan penerbitan buku-buku berwajah Islam.

Pertama, target ke dalam, untuk memantapkan ajaran Kristen. Seoiah-olah ajaran Kristenlah yang paling benar.

Kedua, target ke luar, untuk mengelabuhi umat Islam yang masih dangkal pemahamannya, agar mau membaca lalu meyakini doktrin agama Kristan. Ini sangat ditekankan mereka, sebab mereka melihat bahwa umat Islam awam tidak sudi membaca buku-buku yang berwajah Kristen.


Daftar berbagai penerbitan kristenisasi berkedok Islam yang ketahuan, antara lain:

Buku karya Drs. A. Poernarna Winangun: Upacara lbadah Haji, Ayat-ayat Al Qur'an Yang Menyelamatkan, Isa Alaihis Salam Dalam Pandangan Islam, dan Riwayat Singkat Pustaka Peninggalan Nabi Muhammad saw.

Buku Kristus dan Kristen di Dalam Al-Qur'an (Al Masih Wal Masihiyun Fil Quur'an) karya Drs. Amin Al Barokah alias Danu Kholil Dinata.

Buku Karya mendiang Hamran Ambrie: Allah Sudah Pilihkan Saya Kasih Buat Hidup Baru Dalam Yesus Kristus, Keilahian Yesus Kristus dan Allah tritunggal Yang Esa, Dengan Kasih Kita Jawab, Jawaban Atas Buku Bible Qur'an dan Science, Dialog Tertulis Islam-Kristen, Surat bari Mesir, Siap Sedia Menjawab Tantangan Benteng Islam, Sebuah Memori Yang Tak Terlupakan, dll.

Terbitan Yayasan Jalan Al Rachrnat: Sejarah Naskah Al Qur'an dan Alkitab, oleh John Gilchrist; Sulitkah Menjadi Orang Kristen, oleh Abdul Masih; Siapakah Kristus Selayaknya Menurut Anda, oleh Abdul Masih; Sudah Kutemukan, oleh Iskandar Jadeed; Benarkah Alkitab Dipalsukan, oleh
Iskandar Jadeed; Injil Barnabas Suatu Kesaksian Palsu, oleh Iskandar Jadeed; Kesempurnaan Taurat dan Injil, oleh Iskandar Jadeed; Bagaimana Supaya Dosa Diampuni, oleh Iskandar Jadeed; Bagaimana Kita Berdoa, oleh Iskandar Jadeed; Kristus Menurut Islam dan Kristen, oleh John Gilchrist, Benarkah Nabi Isa Disalib, oleh John Gilchrist; Allah Itu Esa di Dalam Tritungga! Yang Kudus, oleh Zachariah Butrus; Selidikilah, Anda Pasti Selamat, oleh Sultan
Muhammad Paul.

Terbitan Yayasan Christian Centre Nehemia: Kerudung Yang Dikoyak, oleh Gulshan Ester; Seorang Gadis Kristen Mempertanggungjawabkan Imannya, oleh Nita; Apakah Al Qur'an Benar-benar Wahyu Allah, oleh Ev. J. Litik; Kebenaran Firman Allah, oleh Pdt. M. Matheus; Lima Alasan Pokok Tentang Isi Al Qur'an Yang Menyebabkan Saya Beralih Dari Islam ke Kristen, oleh
Ev. J. Litik; dll.

Karya Pdt. R. Muhammad Nurdin: Ayat-Ayat Penting Di Dalam Al-Qur'an, Keselamatan Di Dalam Islam, Selamat Natal Menurut Al Qur'an, Kebenaran Yang Benar (As Shodiqul Mashduuq), Rahasia Allah Yang Paling Besar (As Sirrullahil Akbar), Telah Kutemukan Rahasia Allah Yang Paling Besar, Ya Allah Ya Ruhul Qudus Aku Selamat Dunia dan Akhirat, Wahyu Tentang Neraka, Wahyu Keselamatan Allah, dan lain-lain.

Kaligrafi dan kalender tulisan Arab yang berisikan ayat-ayat Injil tentang ketuhanan Yesus.

Brosur-brosur: Brosur Dakwah Ukhuwah, Brosur Shirathal Mustaqim, Brosur Jalan Al Rachmat, dll.

Kaset: Kaset tilawatul Injil, Dzat dan Sirat Allah (ceramah Pendeta Kemas Abubakar Mashur Yusuf Roni), Kesaksian murtadin Muhammad Imran, Kesaksian murtadin Ikhwan Luqman, Kesaksian murtadin Pdt. Akmaal Sani, Kesaksian murtadin Lies Saodah, Kesaksian murtadin Hagai Ahmad Maulana yang mengaku-ngaku putera KH. Kosim Nurzeha, dan lain-lain.


Oleh: FORUM ANTISIPASI KEGIATAN PEMURTADAN (FAKTA)
Source : Tabloid SIAR/FAKTA



image
atau Cek
Galery Pemurtadan & Penistaan terhadap Islam


di http://swaramuslim.net/fakta/html/index.php

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Selasa, 04 September 2007

Heboh, Pria Kristen Berjilbab menyusup di Pengajian Wanita

Oleh : Fakta 04 Sep, 07 - 11:00 am

imageKota Malang kembali gempar. Kalau sebelumnya disebabkan karena segolongan orang menghina Alquran, kini kejadian hampir sama terjadi di Masjid As-salam Bendungan, Rian Kanan, Malang. Jamaah pengajian muslimah di masjid tersebut gempar karena dimasuki laki-laki bercadar dengan berpura-pura seperti wanita. Bagaimana hal itu terjadi? Apa motifnya? Berikut liputannya.

AHAD (15/4) sekitar pukul 10.00 Wib, seperti biasa jamaah pengajian muslimah Masjid Assalam melakukan kegiatan rutin. Jamaah pengajian yang diasuh Ustad Abdullah Said Alhadromy sebenarnya berlangsung seperti biasa. Namun, pagi itu ada peristiwa yang cukup unik tetapi membahayakan bagi kerukunan umat beragama. Ada seorang laki-laki berjilbab dan mengenakan cadar ikut hadir di tengah-tengah pengajian Ahad pagi itu.

"Para jamaah perempuan curiga karena tingkah lakunya sangat aneh. Ketika ditanya, suaranya pelan dan mirip suara laki-laki. Dan pandangannya tertuju ke semua tempat. Pokoknya sangat mencurigakan begitulah," ujar Ustad Abdullah. Namun, para jamaah perempuan itu tak lantas melapor ke para jamaah laki-laki. Namun, mereka saling membicarakan mengenai sosok jamaah yang tak dikenal ini dengan sesama jamaah.

"Para jamaah perempuan ini sebetulnya masih belum tahu kalau sebenarnya penyusup ini sebenarnya seorang laki-laki," tegasnya.

PENYUSUPAN
Memang saat itu ada penyusupan yang dilakukan Thomas Prasetyo, WNI keturunan yang tinggal di Bareng Selatan, Malang. Dari identitasnya diketahui bahwa laki-laki ini beragama Kristen. Pengajian yang digelar setiap hari Ahad, pukul 08.00 s.d. 10.00 Wib itu berjalan lancar sebagaimana semestinya. Ustad Abdullah dengan gamblang menerangkan materi-materi pengajian. Sampai akhirnya pengajian usai, Thomas yang melakukan penyusupan ini dengan cepat keluar. Melihat gelagat yang sangat mencurigakan, sebagian jamaah perempuan kemudian melakukan inisiatif melapor ke jamaah laki-laki. Setelah mendapat laporan akan hadirnya jamaah yang mencurigakan, jamaah laki-laki kemudian membuntuti dari belakang.

Kecurigaan itu semakin kuat setelah diketahui bahwa penyusup itu ternyata memakai sepatu laki-laki. Kegiatan penyusupan itu terkuak ketika Thomas tidak lantas pulang. Thomas kembali masuk masjid tanpa melepas sepatunya. Dengan melihat keanehan itu akhirnya para jamaah menangkap Thomas dan membuka kerudung dan cadar yang dikenakan.

"Jamaah baru tahu setelah kerudung dan cadarnya dibuka. Ternyata dia laki-laki," tegasnya. Melihat kenyataan seperti itu, para jamaah pun berang. Keributan kecil terjadi. Untunglah, para jamaah asuhan Ustad Abdullah ini dapat menahan diri. Ustad Abdullah sendiri bersama jamaah lain membawa Thomas ke pihak yang berwajib.

"Ya begitulah kronologi kejadiannya. Kami tidak tahu apa sebenarnya motif melakukan semua ini. Namun, saat ditanya oleh jamaah dia bilang kalau ingin belajar Islam," kata Ustad Abdullah.

PAKAI CADAR
Terkuaknya penyusupan yang dilakukan Thomas Prasetyo ini tentu saja membuat masyarakat Muslim, khususnya kota Malang kembali harus mengerutkan dahi. Pasalnya, persoalan penistaan agama yang dilakukan oleh sekelompok orang di Hotel Asida, Batu, Malang itu kini belum selesai. Kasusnya masih dalam proses pihak kejaksaan setempat, kini harus ditambah masalah baru.

Rentetan kejadian ini tentu saja membuat berbagai pihak bertanya-tanya, apa motif di belakang semua ini. Apakah perbuatan Thomas ini hanya sepenggal kejadian yang ingin belajar tentang Islam? Ataukah perbuatanya itu bagian kecil dari grand design yang dilakukan kelompok tertentu?

Menurut Mashud, pakar Kristolog asal Sidoarjo, apa yang dilakukan Thomas Prasetyo ini merupakan bagian dari skenario besar yang dilakukan oleh kelompok-kelompok non-Islam.

"Mereka ingin membuat kota Malang jadi tidak tenang. Dan ketentraman antarumat beragama yang selama ini terjalin sangat kuat di kota Malang itu jadi pudar. Itu yang mereka inginkan," kata Mashud menganalisis. Oleh sebab itu, kata Mashud, pengakuan Thomas Prasetyo yang ingin belajar Islam tidak bisa begitu saja dibenarkan.

JARINGAN INTERNASIONAL
Memang pengakuan Thomas yang ingin belajar Islam ternyata harus diabaikan. Secara logika dengna melihat fakta-fakta yang ada sulit sekali alasan ingin belajar Islam dibenarkan.

"Kalau seandainya dia ingin betul-betul belajar Islam, lalu kenapa harus menyamar jadi perempuan dengan memakai kerudung dan cadar? Padahal di sana itu ada jamaah laki-laki," tegas Mashud.

Tidak hanya itu saja. Saat dilakukan penggeledahan, para jamaah juga menemukan ponsel Thomas yang isinya berbahasa Inggris. Dalam SMS yang berbahasa Inggris itu lebih banyak memberikan pesan untuk penyebarkan ajaran Yesus. Dari bukti-bukti SMS ini membuat pengakuan Thomas yang ingin belajar Islam semakin menipis. Menurut Mashud, penyusupan yang dilakukan Thomas ini ada kaitannya dengan kasus VCD training doa yang dilakukan oleh LPMI di Hotel Asida Batu.

"Keduanya sangat erat dengan agenda jaringan Kristiani internasinal," ujar Mashud. Bukti-bukti adanya permainan internasional ini secara kasat mata bisa dilihat. Munculnya SMS berbahasa Inggris dengan isi tentang misi-misi ajaran Yesus. Juga diketahui bahwa Thomas adalah seorang aktivis Katholik yang mengadakan persekutuan doa keliling.

"Melihat semua ini kami menyarankan umat Islam, terutama umat Islam yang ada di kota Malang harus hati-hati. Mereka ingin membuat umat Islam marah dan kemudian melakukan onar dengan membakar gereja-gereja. Ini bagian dari misi mereka," urai Mashud. 04/lis

sumber : http://www.tabloidnurani.com/RUBRIK/335/serambi.html

PRIA KATHOLIK BERCADAR MENYUSUP DI MAJELIS TA'LIM SALAFY
Hari senin sore (16 April 2007), isteri saya yang baru pulang dari co-ass dari RSSA memberitahukan kepada saya, bahwa teman-teman akhowat isteri saya menceritakan kepadanya bahwa pada hari Ahad (15 April 2007) di Masjid As-Salam (Jl. Bendungan Sigura-gura, Malang) yang sedang berlangsung majelis ta'lim yang diasuh oleh al-Ustadz Abdulloh Hadhromi hafizhahullahu, disusupi seorang pria yang menyamar jadi akhowat. Berita ini –kata isteri saya- masuk di koran Radar Malang (Jawa Post Group).

Beberapa hari kemudian, seorang ikhwan yang hadir di pengajian, mengirimkan kepada saya rekaman kejadian yang diambil dengan Handphone via email. Saya juga mendapatkan kronologis kejadian dan analisis yang disusun oleh seorang ikhwan terkait kejadian tersebut.

Beberapa waktu sebelumnya, di Batu – Malang, di sebuah hotel terjadi kasus penghujatan kitab suci Al-Qur'an yang dilakukan oleh kalangan Nasrani yang 'aneh'-nya mereka semua berpakai pakaian layaknya kaum muslimin. Kasus ini sempat keluar sekilas di media massa dan elektronik dengan pemberitaan seadanya dan dinyatakan bernuansa SARA. Saya melihat sempat rekaman kejadian ini pada saat saya berkunjung ke wisma as-Sunnah Malang.

Pria katolik yang tertangkap ini, mengaku bahwa dirinya sengaja menyusup karena ingin belajar dan mendalami Islam. Namun, banyak kejanggalan-kejanggalan dari pengakuannya, sebagaimana diberitakan oleh para ikhwan yang hadir di majelis ta'lim tersebut.

Di antara kejanggalan tersebut adalah :

1. Sekiranya ia ingin belajar Islam, mengapa ia harus menyusup ke barisan akhowat. Kenapa tidak langsung hadir saja ke tempat ikhwan.

Ketika diinterogasi -waktu tertangkap dan juga sebagaimana termuat di koran-, ia beralasan bahwa ia sengaja menyamar jadi wanita bercadar agar tidak ada teman-temannya yang mengetahuinya. Oleh karena itu ia menyamar jadi wanita bercadar agar tidak ada yang mengenalnya.

Alasannya ini ditampik, karena ada saksi yang melihat bahwa ia datang digonceng oleh seorang pria, menurunkannya di Masjid lalu pria tersebut pergi. Jika ia beralasan khawatir diketahui teman-temannya yang kristiani, lantas mengapa ia datang dalam keadaan dibonceng?!

2. Ketika pengajian berlangsung, ia sibuk dengan handphonenya. Para saksi melihat bahwa ia sibuk menulis sms dan suara ketikan sms-nyapun sampai terdengar. Apabila ia ingin belajar Islam, mengapa ia tidak mendengarkan kajian namun malah sibuk dengan sms.

3. Ketika tertangkap, salah seorang ikhwan berhasil memback-up isi handphonennya. Di dalamnya penuh dengan sms berbahasa inggeris dan ucapan-ucapan yang bernuansa kristiani. [Lihat lampiran analisis di bawah].

4. Ia memiliki kartu pujian gereja, yang menunjukkan bahwa ia adalah aktivis gereja. Bahasa sms-nya juga menunjukkan akan hal ini.

5. Persiapannya di dalam menyusup, menunjukkan bahwa dia harus sampai perlu mempersiapkan dan membeli baju akhowat lengkap dengan cadarnya.

6. Banyaknya bon-bon dan hasil penarikan uang di ATM dalam jumlah besar. Seakan-akan ada sindikat terorganisir yang berada di belakangnya yang membiayai aktivitasnya. Dll…

Wallohu a'lam, akan kebenaran pasti motif si pria ini menyusup ke dalam pengajian. Namun yang penting di sini, umat Islam harus waspada dan berhati-hati. Karena upaya kristenisasi dan pemurtadan memang lagi sangat marak, dan aktivitas 'mata-mata' yang menyusup untuk mencari-cari berita kaum muslimin telah terjadi semenjak dahulu.

Dalam masalah ini kaum muslimin juga harus berhati-hati. Jangan mudah terpancing emosi dan main hakim sendiri. Kaum muslimin harus tenang dan menyerahkan masalah ini kepada ahlinya : para asatidzah, ulama dan umara'. Jangan bertindak sendiri-sendiri dengan main hakim sendiri. Kaum muslimin tetap harus menggunakan akal sehat, taktik dan strategi di dalam menghadapi masalah-masalah seperti ini.

Kita harus sadar, bahwa kejahatan kristenisasi kini dilengkapi dengan kenyataan yang sangat berbahaya, diantaranya dengan cara perkosaan terhadap kaum muslimah. Di dalam "Dialog" (Jum'at. 6 Agustus 1999) sebagaimana dinukil oleh selebaran LPPI, diberitakan bahwa seorang murid Madrasah Aliyah di Padang, Khairiyah Enisnawati alias Wawah (17 thn) pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gunung Pangilun, Padang, Sumatera Barat adalah salah satu dari 500 orang Minang yang dimurtadkan. Gadis berjilbab itu diculik, diperkosa dan dipaksa keluar dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang Kristen, di rumah Salmon seorang Jemaat Gereja Protestan di Jl. Bagindo Aziz Chan, Padang tempat memaksa Wawah untuk membuka jilbab dan masuk Kristen.

Gereja itu dipimpin Pendeta Willy, sedang Salmon adalah jemaat yang juga karyawan PDAM Padang. (lihat Dialog Jumat, 6 Agustus 1999). Dengan aneka kelicikan, kebrutalan dan bahkan pemerkosaan seperti tersebut di atas, jumlah orang Kristen di Indonesia makin menanjak secara drastis. Dari hanya 2,8% pada tahun 1931 menjadi 7,4% pada 1971 dan hampir 10% pada 1990. Kebrutalan dan kebiadaban mereka itu menimbulkan aneka konflik pula secara bertubi-tubi. Diantaranya kerusuhan antara Muslimin dan Nasrani di Dili Timor Timur (1994), Maumere NTT (1995), Surabaya dan Situbondo Jatim (1996), Tasikmalaya (1997), Ketapang dan Kupang, serta Ambon dan Sambas (1999).

Pertemuan 300 pimpinan gereja dari 50 negara di Singapura, Januari 1989, kemudian pada 6 Januari 1991 dilancarkan apa yang disebut Dekade Evangelisasi, yakni "Manifestasi Kristus kepada gentiles (non Kristen)". Berdasarkan interpelasi angka Gereja dari 5.100.000.000 penduduk dunia dewasa ini, orang Kristen berjumlah 1.665.000.000. Berarti ada sekitar 3.435.000.000 penduduk dunia yang harus dikristenkan, menurut mereka. (Media Dakwah, Agustus 1999, hal. 16)

Dari memperkosa muslimah lalu memurtadkan, sampai mengamen di bus-bus kota dengan lagu Gerejani telah mereka gencarkan.

Maka benar dan terbuktilah firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka". (Q.S. Al-Baqarah 120).

Maka waspadalah wahai kaum muslimin!!!

Berikut ini adalah beberapa bukti dan cuplikan kejadian di Masjid as-Salam, Malang pada tanggal 15 April 2007
  1. Interogasi I (3GPP 403 kb)
  2. Interogasi II (3GPP 4.002 kb)
  3. Interogasi III (3GPP 403 kb)
  4. Interogasi IV (3GPP 700 kb)
  5. Gelandang ke Polisi (3GPP 5.145 kb) (uPDate)
  6. Kronologi & Analisa Motif Penyusupan (PDF 526 kb)
  7. Berita Radar Malang (4 file JPG)

http://abusalma.wordpress.com/2007/04/21/pria-katholik-bercadar-menyusup-di-majelis-ta%E2%80%99lim-salafy/

Suasana saat Interogasi






Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

Kamis, 30 Agustus 2007

memurtadkan rakyat jajahan

Taliban Tepati Janji Bebaskan 12 Misionaris Korea

Gereja Korea Selatan akan Akhiri Misinya di Afghanistan
imagePejuang Taliban menepati janjinya. Rabu malam (29/8), sebanyak 12 sandera misionaris Korea Selatan dibebaskan dan bisa menghirup udara segar.

Kelompok pejuang Afghanistan itu menyerahkan 10 wanita dan dua pria kepada tokoh desa di kota Ghazni. Para misionaris asal Korsel itu kemudian dibawa oleh petugas Palang Merah Internasional.

Kebanyakan sandera wanita mengenakan kerudung berwarna warni dan sebagian dari mereka menangis haru.

Para sandera kebanyakan adalah kelompok misionaris Kristen asal Korea Selatan yang berjumlah 23 orang yang diculik Taliban pada 19 Juli lalu. Sebelumnya Taliban telah mengeksekusi mati dua sandera pria dan dua sandera wanita dibebaskan awal bulan ini.

Sementara itu, tujuh sandera lainnya yang masih disekap Taliban, katanya akan dibebaskan pada Kamis (30/8) ini.

Berkat kesepakatakan ini, Taliban berhasil menekan Korea Selatan. Para pejabat Korea Selatan menjanjikan untuk menarik mundur semua pasukannya dari kawasan Afghanistan hingga akhir tahun ini dan mencegah misionaris Kristen masuk ke negara ini, sebagai ganti dari pembebasan para sandera. [afp/mi/chawww.hidayatullah.com]


Inilah para Missionary berpose sebelum berangkat ke Afghanistan, bukan sebagai Relawan, tapi sebagai Missionary yang akan memurtadkan rakyat Muslim Afghan. Sebuah tindakan yg licik - memanfaatkan daerah Konflik melakukan Pemurtadan


Gereja Korea Selatan akan Akhiri Misinya di Afghanistan
Kelompok-kelompok misionaris Korea Selatan mengatakan mereka akan segera menarik diri dari Afghanistan, sebagai bagian dari kesepakatan dengan Taliban.

Keberhasilan politik dan negoisasi pejuang Taliban diantaranya adalah berhasil 'menekan' kelompok misionaris Korea Selatan (Korsel). Dalam sebuah pernyataan yang dikutip sebuah koran Australia kemarin, kalangan gereja Korsel akan sesegera mungkin menarik para misionarisnya dari wilayah Afghanistan.

Menurut kalangan gereja, penarikan misionaris ini merupakan bagian dari kesepakatan perjanjian antara kubu Taliban dan Soul.

"Pekerjaan kami saat ini akan meyakinkan sandera yang dibebaskan kembali dengan selamat dan mempunyai waktu untuk memulihkan diri…," kata Pastor Bang Yong-kyun dari gerekan Saemmul Church, Seoul.

Sebagaimana diketahui, 23 orang sandera misionaris itu dikirim ke Afganistan oleh Gereja Saemmul pada 19 Juli lalu dari sebuah bus di propinsi Ghazni.

Selain itu, pihak Korea Selatan juga memutuskan akan segera menarik pasukannya dan sebanyak 200 orang insinyur militer dan staf medis dari Afganistan menjelang akhir tahun 2007.

Pasca kasus sandera misionaris ini, kalangan gereja Korea Selatan mempertimbangan kembali beberapa aksi misi mereka di wilayah-wilayah konflik.

Dewan Nasional Gereja Korea, salah satu kelompok yang paling besar yang mewakili Protestan, mengatakan ia akan mematuhi janji pemerintah untuk mengakhiri kerja misionaris di Afganistan.

"Lewat insiden ini, kami akan mengingat kembali warga gereja Korsel di luar negeri, kerja misionaris, dan membuat kesempatan ini untuk menghasilkan kerja sukarela dan misionaris yang lebih efektif dan lebih aman," katanya.

Sekedar catatan, ada 17.000 misionaris Kristen asal Korea Selatan yang diperkirakan di luar negeri, rombongan yang paling besar setelah ini berasal dari Amerika Serikat (AS), banyak di antara mereka di daerah yang mudah menguap.

Sebelum ini, sempat diberitakan di koran-koran nasional bahwa 23 sandera itu adalah pekerja dan relawan sosial. Yang benar adalah para misionaris. [rtr/abc/www.hidatullah.com]

URL Yahoo : http://news.yahoo.com/photos/sm/events/wl/082807koreanhostages/p:1


Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, when.

ajaran Paulus

sumber : http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?p=124188

Kenapa saya dan om saya yang mantan pendeta itu meninggalkan Kristen?
Karena kami menyadari dalam agama Kristen sudah tidak ada lagi ajaran Yesus yang tersisa. Walaupun ada, hanya sebagian kecil saja dan tidak prinsip.
Semua ajaran Yesus yang prinsip telah dihapus oleh Paulus sang revolusioner.
Semua ini diakui oleh bro Vinc dalam topik lain, KENAPA TAKUT?

Ajaran Yesus manakah yang telah dihapus Paulus?

Mat 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Mat 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Mat 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
Mat 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.


Paulus membatalkan hukum Taurat, antara lain :

Rom 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

UNTUK APA HUKUM TAURAT? CUKUP IMAN SAJA

Rom 4:15 Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.

HUKUM TAURAT MENJADI PENGHALANG DAN MEMBATASI KEBEBASAN

Lev 11:7 Demikian juga babi, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.

PAULUS MENGHALALKAN SEMUA YANG DIMAKAN

1Co 6:12 Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.
1Co 6:13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh.

KEWAJIBAN SUNAT

Gen 17:9 Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
Gen 17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
Gen 17:11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.

Gen 17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku."


PAULUS, SUNAT TIDAK PENTING

Co 7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

Col 2:11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,

YESUS MENGAJARKAN TUHAN YANG ESA

Mar 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Mar 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.

Mat 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Joh 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.


PAULUS MENOBATKAN YESUS MENJADI TUHAN

1Co 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

Karena itu, ajaran Yesus manakah lagi yang tersisa?
Yesus yang mengaku bahwa dirinya hanyalah manusia utusan, diangkat Paulus menjadi Tuhan yang harus disembah.

KESIMPULAN :

Masihkah anda sekarang ini menjadi umat Yesus atau umat Paulus?

Moderator, mohon maaf kalau tulisan saya ini tidak berkenan, tidak ada maksud saya untuk menghina keyakinan rekan Kristen dalam forum ini, akan tetapi sekedar mengingatkan saja, dan semoga menjadi bahan renungan.

Saya yakin, ajaran Kasih dari Yesus masih ada tersisa, sebagaimana ajaran kasih dari Yesus :

Mat 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Jangan moderator terapkan ayat berikut ini :

Mat 21:18 Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.
Mat 21:19 Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.


Kalo moderator terapkan ayat diatas, maka topik ini pasti langsung dilock.


Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Rabu, 29 Agustus 2007

Ditinggal Mengungsi, Taman Rumah Muslim Bosnia Jadi Gereja

Komentar kristolog:
Umat salibis kelakuannya ndak ada bedanya dimanapun mereka berada. jadi minoritas saja kelakuannya udah kita sama-sama ketahui, apalagi kalo jadi mayoritas? ndak kebayang deh kelakuan mereka.

---------------------------------------

Dunia Islam Oleh : Redaksi 28 Aug 2007 - 4:51 pm
imageFata Orlovic, warga Muslim Bosnia terus berjuang untuk mendapatkan tanahnya kembali, karena gugatan hukum yang ia ajukan sejak tujuh tahun lalu belum membuahkan hasil.

Semuanya berawal ketika Orlovic kembali ke rumahnya, setelah ia mengungsi karena perang etnis di Bosnia antara tahun 1992-1995 lalu. Tapi ketika kembali, ia begitu syok melihat sebuah gereja Kristen ortodok milik Serbia yang megah berdiri di atas tanah yang dulu merupakan taman rumahnya.

Seperti juga etnis Muslim Bosnia lainnya, saat perang Balkan pecah, ia diusir dari rumahnya oleh etnis Serbia. Suaminya sendiri tewas dalam peperangan itu. Selama Orlovic mengungsi, otoritas berwenang Serbia menyita tanahnya dan mendirikan gereja di atas tanah itu.

Saat ia bersama para janda lainnya kembali ke tempat tinggal mereka tahun 2000, Orlovic pun mengajukan gugatan hukum untuk mendapatkan tanah miliknya meskipun tindakannya menimbulkan ketidaksenangan otoritas Serbia, bahkan ia menerima ancaman untuk tidak menyuarakan tuntutannya.

"Saya ingin mereka memindahkan gereja itu dan saya ingin tanah saya kembali. Mereka bisa memberi saya uang dan saya akan melakukannya sendiri, " kata Orlovic sambil menunjuk bangunan gereja yang hanya beberapa meter saja dari pintu depan rumahnya di Desa Konjevic Polje di timur Bosnia.

Direktur Organization for Security and Co-operation in Europe (OSCE)-organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Sarajevo-James Rodehaver mengatakan, kasus Orlovic merupakan contoh kasus pasca perang Bosnia yang belum tertuntaskan.

image"Ada proses yang masih berlangsung terkait dengan krisis politik dan perubahan kebijakan politik. Jika ia (Orlovic) tidak meminta gereja dipindahkan dari tanahnya, Anda tidak akan pernah punya sebuah masyarakat yang diperintah berdasarkan aturan hukum, " kata Rodehaver.

Gereja yang dibangun di atas tanah Orlovic, kini kosong karena menunggu keputusan otoritas pemerintah Serbia apakah akan memindahkan gereja itu ke tempat lain. Penduduk desa yang berasal dari etnis Serbia juga tak mau kalah. Mereka menggugat Orlovic dengan tuduhan telah menyebarkan kebencian bernuansa etnis dan agama. Namun gugatan itu ditolak oleh pengadilan di Srebrenica.

"Saya tidak peduli itu adalah sebuah gereja. Saya menghormati gereja seperti saya menghormati masjid. Tapi jika mereka mau gereja, mereka selayaknya membangunnya di atas tanah milik mereka sendiri, bukan di atas tanah saya, " kata perempuan berjilbab itu. (ln/iol/eramuslim)


Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

Senin, 27 Agustus 2007

Paus Shenouda Serukan Umat Kristen Tidak Makan Daging Babi

imageKristolog:
Kata Paus yg satu ini, Alkitab tidak melarang memakan babi. wah........ jelas sekali bhw orang kristen itu buta mata (dan buta hati).
-----------------------

Paus Shenouda III, pimpinan Gereja Ortodok Kristen Koptik di Mesir, menyerukan agar umat Kristen Koptik tidak makan daging babi dengan alasan kesehatan.

Seruan itu disampaikan Paus dalam misa mingguan di hadapan para jamaahnya. "Meski Alkitab tidak melarang daging babi, daging jenis hewan ini menyebabkan beragam penyakit, " ujarnya. Menurut Paus Shenouda III, masak daging babi harus benar-benar matang dan sebelum dikonsumsi harus melalui pemeriksaan kesehatan karena babi gemar makan makanan yang kotor.

Para ilmuwan juga mengakui bahwa daging babi adalah sumber dari sekitar 70 jenis penyakit. Karena babi dikenal sebagai hewan yang jorok, pemakan segala baik daging maupun tumbuhan. Beda dengan kebiasaan makan sapi atau domba yang hanya makan tumbuhan.

Orang yang biasa makan makan babi, bisa terkena berbagai jenis penyakit cacingan yang bisa menyerang otak, jantung dan hati, bahkan bisa menyebabkan kebutaan. Itulah sebabnya, ajaran Islam bahkan mengharamkan daging babi.

Seruan Paus Shenouda III agar umat Kristen tidak makan babi, mendapat dukungan dari Uskup Maximous yang memisahkan diri dari Gereja Ortodok dan mendirikan Gereja Kristen Ortodok sendiri di wilayah Al-Mokkam, Kairo.

"Saya sangat setuju dengan nasehat Paus Shenouda. Saya sendiri tidak makan daging babi, meski tidak dilarang dalam Alkitab, karena daging babi membahayakan kesehatan, " katanya.

Namun para pemuka Kristen lainnya, terutama kalangan Kristen Anglikan dan Katolik mengecam himbauan Paus Shenouda.

"Pandangan-pandangan Shenouda tentang apa yang harus dimakan dan tidak boleh dimakan umat Kristen membawa kembali umat Kristen ke era Yudaisme, " kata Refaat Fekri, pastor Gereja Anglikan di Shubra, sebelah utara Kairo.

Menurutnya, Yesus tidak melarang makanan apapun dan ajaran Kristen memberikan kebebasan bagi para penganutnya untuk memilih apa yang ingin dimakannya. Tak ada seorang pun yang berhak untuk melarang atau mengizinkan jenis makanan tertentu buat umat Kristiani.

Pendapat Pastor Fekri didukung oleh juru bicara Gereja Katolik Mesir, Pendeta Rafiq Gresh. "Paus Shenouda tidak bisa memilihkan menu untuk penganut Kristen. Gereja Katolik tidak melarang makanan atau minuman tertentu, termasuk alkohol. Karena keputusan untuk ada ditangan umat Kristen sendiri, " tukasnya. (ln/iol/eramuslim)


Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.